Lonjakan Pengguna Commuter Line Lebaran Mencapai 644 Ribu, KAI Commuter Menambah Perjalanan selama Lebaran
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya tak hanya tercermin dari lonjakan jumlah penumpang, tetapi juga dari upaya antisipasi yang dilakukan operator. KAI Commuter memastikan layanan tetap terkendali meski jumlah pengguna telah menembus 644.152 orang hingga Selasa (24/3/2026) pukul 14.00 WIB.
Angka tersebut dihimpun sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 13 Maret, dengan rincian 562.276 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 81.876 pengguna Commuter Line Prameks. Tingginya angka ini menunjukkan tekanan mobilitas yang cukup besar, terutama di jalur aglomerasi Yogyakarta–Solo.
VP Corporate Secretary Karina Amanda menegaskan bahwa lonjakan ini telah diantisipasi melalui penambahan frekuensi perjalanan serta penguatan pengaturan di stasiun-stasiun padat.
“Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, kami menambah jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur dari 31 menjadi 34 perjalanan pada periode tertentu, termasuk 22 hingga 24 Maret,” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk meredam potensi kepadatan, terutama di stasiun-stasiun dengan volume tinggi seperti Stasiun Yogyakarta yang mencatat 156.562 pengguna selama periode 13–23 Maret. Disusul Stasiun Lempuyangan (64.997), Solo Balapan (59.670), Purwosari (47.006), dan Klaten (41.777).
Tak hanya menambah perjalanan, KAI Commuter juga memperkuat imbauan kepada pengguna, terutama penumpang musiman yang mendominasi perjalanan Lebaran tahun ini. Banyak di antara mereka bepergian bersama keluarga, sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan di area stasiun maupun di dalam kereta.
Pada Selasa (24/3/2026) saja hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 42.404 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 7.260 pengguna Prameks. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.
Untuk menjaga kelancaran operasional, KAI Commuter mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan.
Pengguna diimbau membeli tiket lebih awal, khususnya untuk layanan Prameks melalui aplikasi Access by KAI atau secara go show selama kuota masih tersedia. Sementara untuk rute Yogyakarta–Palur, transaksi dapat dilakukan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), kartu elektronik bank, maupun Go Transit.
Selain itu, aspek keselamatan dan kenyamanan menjadi perhatian utama. Pengguna diminta tidak terburu-buru saat naik dan turun kereta, mendahulukan penumpang yang turun, serta memastikan barang bawaan tersimpan dengan aman di rak bagasi.
“Kami juga mengimbau agar pengguna selalu mengawasi anak-anak, mengingat saat ini banyak penumpang keluarga yang memanfaatkan layanan Commuter Line,” tambah Karina.
Dengan kombinasi penambahan layanan dan disiplin pengguna, KAI Commuter optimistis lonjakan mobilitas selama Lebaran dapat tetap terkendali. Kondisi ini sekaligus menunjukkan peran vital transportasi komuter sebagai tulang punggung pergerakan masyarakat di kawasan Yogyakarta dan Solo, terutama di tengah tingginya aktivitas wisata dan arus balik yang belum sepenuhnya mencapai puncak. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
