Kurangi Penduduk Miskin, Baznas Kebumen Diminta Memperbanyak Bantuan

Lima tahun ke depan angka kemiskinan di Kebumen diharapkan menjadi juara sepuluh.

Kurangi Penduduk Miskin, Baznas Kebumen Diminta Memperbanyak Bantuan
Penyerahan bantuan secara simbolis dari Baznas Kebumen. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Wakil Bupati (Wabup) Kebumen H Zaeni Miftah meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen memperbanyak bantuan pemberdayaan untuk mustahiq.

Melalui pemberdayaan diharapkan meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga berubah menjadi muzakki. Bantuan Pemberdayaan merupakan wujud dukungan Baznas Kebumen mengurangi angka kemiskinan.

"Lima tahun ke depan angka kemiskinan di Kebumen diharapkan menjadi juara sepuluh," kata Zaeni Miftah pada pendistribusian Zakat Infaq Shadaqah (ZIS) Baznas Kebumen tahap III di Masjid Al Iman Desa Buluspesantren, Kamis (2/10/2025).

Menurut dia, tahun 2024 Kebumen menduduki peringkat 35 kabupaten/kota di Jateng atau kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi di provinsi itu. "Jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 24 ribu orang," kata Zaeni Miftah sambil menyebutkan tahun 2025 peringkat naik 34 di atas Kabupaten Brebes.

Wakil Bupati Zaeni Miftah saat menghadiri acara pendistribusian bantuan Baznas Kebumen. (istimewa)

Menurut Zaeni Miftah beberapa program Baznas bisa mengurangi penduduk miskin. Di antaranya memperbanyak bantuan dalam bentuk pemberdayaan mustahik. Dengan bantuan pemberdayaan diharapkan kesejahteraan mustahiq meningkat sehingga menjadi muzakki.

Ketua Baznas Kebumen H Ahmad Sahli Syam ST MT menyebutkan, pendistribusian ZIS tahap III diperuntukkan mustahiq yang berdomisili di Kecamatan Buluspesantren, Alian, Karangsambung, Kebumen, Sadang dan Pejagoan.

Bantuan didistribusikan ke warga yang tinggal di 110 desa meliputi program Kebumen Sehat, Kebumen cerdas, Kebumen Peduli, Kebumen Taqwa dan Kebumen Makmur. Jumlah bantuan yang disalurkan kepada 3241 orang mustahiq Rp 1,717 miliar. (*)