Ketua PSI DIY Mayor (Purn) Sunaryanta Minta Kadernya Dekat dengan Rakyat
Langkah yang saat ini dilakukan, menurut Bupati Gunungkidul periode 2021-2025 tersebut, adalah penguatan politik di jajaran internal.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) DIY Mayor (Purn) H Sunaryanta SAP meminta para kadernya dekat dengan rakyat. Mereka harus turun membantu mengatasi persoalan yang dihadapi serta mendengar, menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat di sekitarnya. Sehingga, keberadaan PSI bisa dirasakan nyata.
Hal itu disampaikan Sunaryanta di sela Rapat Kerja dan Pendidikan Politik DPW PSI DIY di Kalya Hotel Gedongkuning, Rabu (10/12/2025). Acara bertema Dari Evaluasi Menuju Aksi kali ini dihadiri para ketua dan pengurus DPD PSI Kabupaten/Kota se-DIY, anggota DPRD DIY dari PSI, Dr Raden Stevanus Christian Handoko, perwakilan Badan Kesbangpol DIY, KPU DIY dan Bawaslu DIY.
Langkah yang saat ini dilakukan, menurut Bupati Gunungkidul periode 2021-2025 tersebut, adalah penguatan politik di jajaran internal PSI DIY. "PSI DIY hari menggelar acara salah satunya evaluasi atas kiprah selama ini yang telah dilakukan. Lalu, ada penguatan politik dan agenda kerja ke depan. Intinya sosok kader harus memiliki semangat dan kiprah bagaimana memperjuangkan PSI, memperjuangkan dan memikirkan bangsa dan negara untuk mewujudkan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan," katanya.
Terkait target perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029, Sunaryanta mengatakan secara khusus akan mengumpulkan para ketua DPD PSI se-DIY dan Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) pada waktu terpisah. "Kalau sekarang tahap awal kita konsolidasi dan penguatan dulu," tambahnya.
Peserta Rapat Kerja dan Pendidikan Politik DPW PSI DIY. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
Pembina PSI Bantul, Dr Yohanes Agus Setyanto didampingi Ketua DPD PSI Bantul, Almira, berharap partai ini tampil tidak as usual atau seperti biasanya. Sesuai tantangan zaman, pemerintah dan partai politik perlu membantu mengembangkan masyarakat.
"Artinya bagaimana melayani masyarakat, bekerja sama dan berkolaborasi dengan stakeholder di daerah, baik pemda atau organisasi lain yang intinya untuk bersama-sama menjadi jembatan, sarana bahkan membantu program- program yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Dirinya melihat itu sudah dilakukan oleh DPD PSI Bantul selama ini. Dengan kepengurusan 2025 disertai logo dan semangat baru serta banyak tokoh bergabung ke PSI, diyakini akan lebih bisa lebih cepat menyesuaikan terhadap perubahan besar.
Sedangkan Stevanus berharap semua kader dan politisi PSI menunjukkan kerja yang nyata bagi rakyat. "Sebagai narasumber saya menyampaikan beberapa poin PSI ke depan. Saat ini baru satu kursi di DPRD DIY dan ke depan bagaimana setiap kabupaten/kota ada wakil rakyat di PSI. Kita jangan jargon namun bagaimana siap kerja nyata dan mau hadir di tengah masyarakat. Jadi isunya apa, kita bisa mengatasi problem yang ada," katanya.
Selain itu, juga mampu memanfaatkan kanal digital karena sekarang generasi muda akrab dengan teknologi digital. "Kita bisa interaksi melalui kanal digital terkait isu atau hal yang bisa disolusikan teman-teman PSI. Saling respons, saat kita upload dan ada tanggapan. Kanal digital juga mampu menampung aspirasi dan kita suarakan," katanya. (*)
Sariyati Wijaya
