jcm-tutup-rangkaian-wicsf-2019-dengan-epicGeneral Manager JCM Ferry Gunardi didampingi ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia dan perwakilan kementerian pariwisata saat penutupan WICSF 2019, Minggu (27/10/2019) malam di Jogja City Mall. (Istimewa)


ronnee

JCM Tutup Rangkaian WICSF 2019 Dengan Epic


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Selama satu bulan penuh gelaran Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICFS) 2019 menghiasi mall-mall di Yogyakarta. Sebuah kebanggaan bagi pengelola mal yang ada di Yogyakarta bahwa mal di DIY di sangat kompak mulai dari pembukaan hingga penutupan WICSF 2019.

Hal ini diakui oleh General Manager Jogja city mall (JCM) Ferry Gunardi, Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap kekompakan mal yang ada di di Yogyakarta. Ferry mengungkapkan sebagai penutup JCM telah menghadirkan Jogja City Food, tema ini tidak hanya mengangkat makanan khas Jogja atau Nusantara namun juga menampilkan seni budaya di sepanjang acara penutupan.

Beragam tarian tradisional ditampilkan dalam penutupan WICSF, mulai dari tarian Aceh hingga tarian Epic Rama dan Sinta yang secara simbolis menyerahkan pataka sebagai lambang ditutupnya gelaran yang diselenggarakan selama satu bulan tersebut.



Melengkapi banyaknya penampilan tradisional, di akhir acara, sebuah gunungan dihadirkan di tengah penonton. Gunungan yang diarak oleh bregada prajurit ini kemudian diperebutkan oleh para tamu undangan dan pengunjung yang hadir di JCM.

Surya Ananta, selaku ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia berharap tahun depan acara-acara semacam ini menjadi sesuatu yang ditunggu dan di cari oleh masyarakat. Dengan demikian tahun-tahun berikutnya animo menjadi semakin baik," paparnya pada saat penutupan gelaran WICSF 2019 di JCM, Minggu (27/10/2019) malam.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Regional II, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wawan Gunawan, mengapresiasi seluruh rangkaian penyelenggaraan Wonderful Indonesia Culinary Festival 2019 ini.

"Menurutnya beragam agenda, dapat menggerakkan sektor perekonomian pariwisata karena sektor pariwisata saat ini merupakan unggulan, yang menjadi core bisnis dan leading sektor," pungkasnya. (yve)


Baca Lainnya :


Baca Lainnya :


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini