Jambore Kader Kesehatan Digelar di Puncak Becici
Kader kesehatan memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung antara puskesmas dan masyarakat.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Puskesmas Playen 1 Kabupaten Gunungkidul menggelar Jambore Kader 2025 di obyek wisata hutan pinus Puncak Becici Dlingo Bantul.
Kegiatan itu diikuti 350 peserta perwakilan lintas sektor serta kader kesehatan dari tujuh kalurahan yakni Ngunut, Playen, Ngawu, Bandung, Logandeng, Gading dan Banaran.
Ketua Pelaksana Jambore Kader 2025, drg Tindrayati MM, melalui siaran pers ke redaksi koranbernas.id, Selasa (30/12/2025), menjelaskan jambore sebagai ajang silaturahmi, apresiasi dan penguatan peran kader kesehatan.
Selain itu, juga untuk meningkatkan semangat, kebersamaan serta memberikan apresiasi atas dedikasi para kader. "Alhamdulillah Jambore ini telah lancar kita laksanakan Minggu (28/12/2028) lalu," kata Tindra.
Ujung tombak
Menurut dia, jambore menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antar kader sekaligus memberikan penghargaan atas peran penting mereka sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, dengan dukungan lintas sektor.
Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hari yang diawali dengan senam bersama dilanjutkan lomba. Kader dari masing-masing kalurahan menampilkan kreativitas dan kekompakan tim.
Acara juga dimeriahkan hiburan electone serta pembagian doorprize dengan berbagai hadiah menarik. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada kader berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja mereka mendukung program-program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Playen 1.
Kepala Puskesmas Playen 1, Suwarso S ST Ners MM, menyampaikan apresiasi atas semangat dan peran aktif para kader yang selama ini menjadi mitra strategis puskesmas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sebagai penghubung
“Kader kesehatan memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung antara puskesmas dan masyarakat. Melalui kegiatan jambore ini, kami berharap semangat kebersamaan dan komitmen kader semakin kuat mendukung program kesehatan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul diwakili Purwo Yunianto S ST menyatakan kader kesehatan merupakan ujung tombak dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat.
“Sinergi antara kader, puskesmas, lintas sektor dan pemerintah kalurahan menjadi kunci keberhasilan pembangunan kesehatan. Jambore kader seperti ini sangat positif untuk menjaga motivasi dan kapasitas kader di lapangan,” katanya. (*)
Sariyati Wijaya
