Jalan Tulung-Cokro Selesai Dibangun, Mobilitas Truk Pasir Kembali Normal
Dikerjakan oleh penyedia jasa CV Cakra Utama Karsa dengan nilai kontrak Rp 3,22 miliar.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Ruas jalan raya Tulung-Cokro Kabupaten Klaten tahap pertama sudah selesai dibangun. Pembangunan dengan konstruksi cor beton tersebut menelan anggaran Rp 3,22 miliar. Menyusul selesainya pembangunan jalan tersebut, mobilitas truk pengangkut pasir atau Galian Golongan C juga kembali normal.
Kondisi tersebut bertolak belakang ketika proses pembangunan jalan sepanjang 900 meter itu sedang berjalan. Agar tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut, proses pembangunan dilaksanakan separuh-separuh.
"Alhamdulillah sudah selesai dan sudah bisa dilewati satu sisi dulu. Sisi yang satunya belum boleh dilewati karena belum cukup umur," kata beberapa pekerja di lokasi, Jumat (26/9/2025).
Menurut mereka, untuk menjaga jalan yang belum cukup umur itu, pihak penyedia jasa dalam hal ini CV Cakra Utama Karsa masih memasang timbunan material agar tidak dilewati kendaraan.
Selama 120 hari
Seperti diketahui, ruas jalan Tulung-Cokro dikerjakan oleh penyedia jasa CV Cakra Utama Karsa dengan nilai kontrak Rp 3,22 miliar. Pelaksanaan pekerjaan selama 120 hari kalender.
Selama pembangunan berlangsung, mobilitas angkutan Galian Golongan C di ruas jalan itu tidak ditertibkan oleh pihak terkait. Ruas jalan Tulung-Cokro merupakan jalur larangan angkutan Galian Golongan C berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Klaten Nomor 31 Tahun 2014.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Klaten, Trisiwidodo, mengemukakan ruas jalan Tulung-Cokro sisi kiri umurnya sudah aman untuk dilalui.
"Kalau sisi kanan belum. Untuk antisipasi diberi timbunan tanah agar tidak dilalui," katanya melalui pesan singkat.
Masal Gurusinga
