Bupati Bantul ke Pemkot Malang, Berharap Kerja Sama yang Produktif

Yang kami lakukan di antaranya efisiensi di semua hal.

Bupati Bantul ke Pemkot Malang, Berharap Kerja Sama yang Produktif
Foto bersama rombongan dari Pemkab Bantul saat berkunjung ke Kota Malang. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, MALANG -- Pemerintah Kabupaten Bantul melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Malang Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). Kunjungan kali ini dipimpin Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan diikuti Sekda Agus Budi Raharjo,Kepala Dinas Kominfo Bantul Bobot Arifi'Aidin dan wartawan tergabung dalam Forum Pewarta Bantul.

Walikota Malang Wahyu Hidayat didampingi Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso saat menerima rombongan di Balaikota Malang mengatakan saat ini berbagai upaya dilakukan terkait turunnya dana Transfer Kepada Daerah (TKD) sebesar Rp 350 miliar ke Pemerintah Kota Malang.

"Tentu hal yang kami lakukan di antaranya adalah efisiensi di semua hal," kata Wahyu. Termasuk gerakan Bike to Work. Setiap Jumat menggelar STMJ yakni Senang, Tahes (sehat -- red), Mbois, Jumat.  Selain itu pada hari yang sama juga dilakukan gerakan membersihkan kota secara bersama-sama.

Sebagai rangkaian HUT ke-112 tanggal 1 April silam, lanjutnya, banyak kegiatan yang dilaksanakan untuk masyarakat seperti pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis serta festival permainan tradisional misalnya dakon.

Tidak mampu

Sekda Erik menambahkan efisiensi diyakini tidak akan mampu menutup nilai turunnya TKD Rp 350 miliar. Berbagai upaya lain dilakukan misalnya menaikkan kunjungan wisata. "Itulah kenapa media kita gandeng karena berperan sangat besar dalam rangka mempromosikan potensi di Kota Malang termasuk Malang Raya meliputi Kabupaten Malang dan Kota Batu," kata Erik.

Media dilibatkan mulai perencanaan program, pelaksanaan hingga evaluasi yang semua dikonsultasikan ke publik. Kerja sama dengan media ditangani dua dinas yakni Dinas Kominfo Kota Malang dan Prokopim (Protokol dan Komunikasi Pimpinan).

Di Kota Malang juga dibangun Creative Center yang berfungsi untuk pengembangan embrio ekonomi kreatif termasuk pengembangan museum agar semakin menarik dikunjungi seperti menambahkan teknologi tiga dimensi.

Selain itu Pemkot Malang juga menjalin kerja sama dengan sektor bisnis, perguruan tinggi (PT) dan stakeholder terkait lainnya.

Persaudaraan

Bupati Bantul dalam sambutannya mengatakan kunjungan silaturahim ini untuk mempererat persaudaraan, persatuan antarsesama anak bangsa terutama antara Kota Malang dan Kabupaten Bantul.

"Terima atas penerimaan ini, mudah-mudahan antara Kota Malang dan Kabupaten Bantul terjadi hubungan yang produktif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah," harapnya.

Bantul, lanjutnya, adalah kabupaten yang menjadi bagian dari budaya Istimewa Yogyakarta serta pintu gerbang keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Panembahan Senopati pendiri Kerajaan Mataram Islam membuka keraton pertama kali di Kabupaten Bantul dan para raja Mataram juga hampir semuanya dimakamkan di Kabupaten Bantul.

"Dua daerah memiliki latar belakang sejarah yang hampir sama antara Bantul dan Malang dengan Kerajaan Singosari. Kita sama-sama mewarisi budaya," kata bupati. Potensi ini menjadi salah satu kekuatan untuk dikembangkan bagi kepentingan kesejahteraan masyarakat. (*)