Kejurkab Podsi Sleman Ajang Ukir Prestasi Pedayung Muda

Kendala tempat latihan dayung di Sleman, di sini belum ada fasilitas yang memenuhi kriteria jarak jauh.

Kejurkab Podsi Sleman Ajang Ukir Prestasi Pedayung Muda
Atlet Dayung Sleman berlaga dalam Kejurkab Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Sleman di Embung Kaliaji Kapanewon Turi, Minggu (26/7/2026). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman menyiasati keterbatasan sarana dayung dengan memanfaatkan lokasi alternatif, latihan fisik penunjang serta mengandalkan semangat juang atlet.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta, saat menghadiri Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Sleman di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi, Minggu (26/7/2026).

"Kendala tempat latihan untuk dayung di Sleman, di sini belum ada fasilitas yang memenuhi kriteria jarak jauh, kita hanya memiliki sarana yang jarak pendek sekitar 200 meter, tentunya kita harus mencari lokasi yang lebih memadai, seperti di Waduk Sermo Kulonprogo atau di Cilacap," ujar Haris.

Guna pematangan para atlet, pihaknya telah mencanangkan Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) Sleman menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVIII Tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Kulonprogo.

"Pelatkab tahun 2026 pada tahap pertama mulai di bulan Juli hingga Desember, untuk tahap kedua dilaksanakan pada Januari hingga Agustus menjelang Porda di Kulonprogo," jelas Haris.

Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta, bersama para juara Kejurkab Podsi Kabupaten Sleman di Embung Kaliaji Kapanewon Turi, Minggu (26/7/2026). (istimewa)

Kejurkab dayung selain sebagai ajang mengukir prestasi pedayung muda, juga untuk seleksi atlet, uji kemampuan dan evaluasi fisik secara nyata guna persiapan menghadapi Porda dan ajang-ajang yang lain termasuk target mempertahankan juara umum.

"Kami mohon agar ditingkatkan pembinaan atlet, pesan bagi para atlet untuk memperbaiki daya tahan dan power juga peningkatan stamina," pesannya.

Ketua Umum Podsi Kabupaten Sleman, Subardi, menjelaskan kejurkab dayung melibatkan 18 pendayung, terdiri 8 orang atlet putri dan 10 atlet putra.

"Kelas dan nomor yang dipertandingkan di antaranya, kayak single putra, kayak single putri, kayak slalom putra, kayak slalom putri, kayak slalom sprint putra dan kayak slalom sprint putri," ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Ketua I KONI Sleman, Sukiman Hadiwijoyo, penasehat Podsi Sleman R Haris Martapa dan Setiawan Tjipto. Kegiatan berlangsung hingga sore ini ditutup secara resmi oleh Ketua KONI Sleman dilanjutkan pembagian medali dan piagam penghargaan bagi pemenang. (*)