Senin, 02 Agu 2021,


isolasi-mandiri-satu-asn-sembuh-dari-covid19-Dokter Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19. (w asmani/koranbernas.id)


asmani
Isolasi Mandiri, Satu ASN Sembuh dari Covid-19

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya, dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan tanggal 19 Mei 2020, dari dua kali test swab yang dilakukan terhadap warga Kecamatan Purworejo itu, hasilnya negatif.
 


Informasi tersebut disampaikan dr Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, Rabu (20/05/2020). “Begitu dinyatakan positif, yang bersangkutan memang mengajukan ijin ke berbagai pihak terkait untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Dan berkat kedisiplinan dan motivasi yang tinggi, apalagi memang tidak ada keluhan kesehatan, alhamdulillah menjadi cepat sembuh,” paparnya.

Menurut Darus, isolasi mandiri di rumah memang relatif akan lebih terasa nyaman daripada di rumah sakit, sehingga memungkinkan untuk bisa lebih cepat sembuh. “Tentu saja dengan catatan harus benar-benar disiplin, tidak ke luar kamar, apalagi ke luar rumah. Jangan sampai di rumah justru menularkan ke anggota keluarga lain atau lingkungannya,” katanya.

Hingga saat ini tercatat ODP berjumlah 2.148 orang dimana 1.401 orang diantaranya sudah selesai pemantauan dan 747 orang dalam pemantauan. PDP berjumlah 44 orang, terdiri dari 32 orang telah sembuh, 2 orang dirawat, 10 orang meninggal.

Sementara untuk positif Covid-19 berjumlah 74 orang, dirawat 59 orang dan 15 orang sembuh. Hasil swab negatif 164 orang.

  • Kades Karanglo: Kalau Ada yang Berbohong, Uangnya Dikembalikan Nggih
  • Hadapi Wabah Corona, Semua Pihak Harus Bersabar dan Tidak Terpancing Emosi

  • Sholat Ied

    Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama, menyatakan Bupati Purworejo telah mengeluarkan surat edaran nomor 451/4.085/2020 tanggal 20 Mei 2020. Isinya antara lain pada saat pelaksanaan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling.

     

    “Kegiatan Takbir cukup dilakukan di masjid/mushola, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghindari terjadinya kerumunan,” katanya.
     

  • Dengan Aplikasi PETAKU, Pelanggan PDAM Diharapkan Tidak Lagi Mengadu Lewat Medsos
  • Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Sosial Tunai Covid-19

  • Selain itu, pelaksanaan sholat Idul Fitri agar dilaksanakan di rumah masing-masing secara sendiri atau bersama keluarga inti. Juga tidak menyelenggarakan rangkaian kegiatan halal bihalal yang berdampak adanya kerumunan.
     

    “Pak Bupati juga tidak mengadakan open house seperti biasanya, silaturahmi atau halal bihalanya cukup melalui media sosial di nomor 08112673000,” ungkapnya. (eru)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini