Senin, 25 Jan 2021,


harga-kedelai-naik-pedagang-terpaksa-kurangi-ukuranPedagang tahu di Pasar Tanjung Juwiring pada Senin (4/1/2021). (masal gurusinga/koranbernas.id)


Masal Gurusinga

Harga Kedelai Naik, Pedagang Terpaksa Kurangi Ukuran


SHARE

KORANBERNAS, ID.KLATEN -- Tak ingin mengecewakan para pelanggan, pedagang tahu dan tempe di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten terpaksa mengurangi ukuran dagangan. Itu dilakukan akibat dampak naiknya harga kacang kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe.

Seperti dikemukakan Sukarni, pedagang Pasar Tanjung Juwiring, Senin (4/1/2021). Menurutnya, kenaikan harga kacang kedelai tidak hanya mempengaruhi pedagang tapi juga pengrajin tahu dan tempe.

  • 21 Kios Ludes Terbakar di Pasar Muntilan
  • Posyandu pun Bisa Bernilai Ekonomis Lho

  • "Sekarang tahunya kecil-kecil. Satu bungkus Rp 2500. Separuh dari ukuran kemarin-kemarin," katanya kepada koranbernas.id.

    Selain tahu, harga tempe juga ikut terpengaruh. Hanya saja kata warga Desa Kalangan Kecamatan Pedan itu, harga tempe disesuaikan ukuran. "Masih ada yang Rp 2500, Rp 5000 dan Rp 7500. Tergantung ukurannya," ujar Sukarni.

  • Ironis, Lumbung Padi Sulit Peroleh Air Irigasi
  • Petani Jual Rp 4.600 Sampai Pengecer Rp 11 Ribu

  • Menurut dia, tahu yang dia jual dari pengrajin yang ada di desanya. Desa Kalangan ada beberapa pengrajin tahu.

    Senada dikemukakan Legiyem, pedagang tahu di Pasar Tanjung Juwiring. Ditemui di los tempatnya berjualan, dia menuturkan meski harga kacang kedelai naik namun dirinya tetap berjualan tahu seperti biasa.

    "Tidak ada pengaruhnya. Saya tetap jualan tahu karena sudah puluhan tahun lamanya jualan tahu. Buat bayar hutang," imbuh warga Desa Bulurejo Kecamatan Juwiring itu.

    Setiap hari kata dia, dirinya menjual 1,5 kuintal tahu di Pasar Tanjung dari jam 06:00 WIB hingga 10:00 WIB. Tahu itu selalu habis terjual. Ketika ditanya harga tahu saat ini, dia menjawab ada yang satu biji Rp 400, ada Rp 300 dan ada juga yang Rp 250.

    Salah seorang pelanggan, Yayuk mengaku terkejut dengan ukuran tahu yang dijual pedagang. "Tahunya sekarang kok kecil-kecil. Tidak seperti kemarin. Padahal saya belanja disini terus," kata warga Desa Knaiban Juwiring itu. (*)


    TAGS: kedelai tempe tahu klaten pasar 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini