Gudang dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih Mulai Dibangun

Di Kabupaten Bantul, peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Abdul Halim Muslih di Kelurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri. (Istimewa)

Gudang dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih Mulai Dibangun
Peletakan batu pertama Pembangunan gerai dan Gudang Koperasi Desa Merah Putih di Wukirsari Imogiri Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Pemerintah mulai membangun 800 gudang dan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara serentak di seluruh Indonesia Jumat (17/10/2025) sore.

Ini menandai fase dimulainya operasional koperasi desa yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Menteri koperasi Ferry Juliantono melakukan peletakan batu pertama di Cibitung Bekasi Jawa Barat.

Di Kabupaten Bantul, peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Abdul Halim Muslih di Kelurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri dengan didampingi jajaran Forkopinkab Bantul.

Selain itu juga dibangun di Kalurahan Pleret (Pleret), Kalurahan Srimartani (Piyungan), Kalurahan Timbulharjo (Sewon) dan Kalurahan Srihardono (Pundong).

Bersifat strategis

Proses pembangunan melibatkan TNI dari Kodim 0729 di bawah pimpinan Dandim Letkol Kav Fikri Nurheldi SE H Han karena ini dikategorikan 'operasi militer nonperang ' yang bersifat strategis untuk membangun ekonomi desa.

Peletakan batu pertama ini sekaligus sebagai pelaksanaan dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Koperasi.

"Tujuan utama pendirian Koperasi Desa Merah Putih adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui penguatan ekonomi kerakyatan," kata bupati.

Secara spesifik, tujuan ini mencakup pemberdayaan potensi lokal, penciptaan lapangan kerja, peningkatan ketahanan pangan dan penguatan inklusi keuangan di tingkat desa.

Masalah utama

Menurut bupati, Bantul akan mendapat alokasi 75 gerai yang tersebar di seluruh kelurahan. Pembangunan gerai ini dinilai sebagai solusi atas permasalahan utama KDMP selama ini, yakni ketiadaan fasilitas usaha seperti gudang dan toko.

"Dengan pembangunan gerai yang terintegrasi antara toko dan gudang dalam satu kompleks, KDMP akan memiliki tempat usaha yang layak dan dapat menjalankan kegiatan ekonomi secara maksimal," tambahnya. (*)