Glow & Lovely Perluas Dukungan Pendidikan untuk Perempuan Muda
Minat pendaftar terus meningkat sejak program ini diluncurkan pada 2017.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Glow & Lovely kembali memberikan Bintang Beasiswa 2025 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi perempuan muda di Indonesia. Memasuki tahun ke-9, program itu menawarkan 100 beasiswa reguler dan parsial bagi lulusan SMA maupun mahasiswi tingkat akhir yang membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan studi.
Senior Brand Manager Glow & Lovely, Stella Tika Lestari, menyampaikan minat pendaftar terus meningkat sejak program ini diluncurkan pada 2017 bekerja sama dengan Hoshizora Foundation.
“Tahun ini lebih dari 18 ribu perempuan muda mendaftar. Sejauh ini, kami telah mendampingi 585 penerima manfaat untuk melangkah lebih dekat ke impian mereka,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025), di Alana Convention Yogyakarta.
Tren peningkatan akses pendidikan terlihat pula secara nasional. Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi perempuan pada 2024 mencapai 35,23 persen, lebih tinggi dari laki-laki. Namun ketimpangan masih terjadi pada kelompok ekonomi terbawah yang hanya mencatatkan APK 18,23 persen.
Lebih rentan
Situasi ini, menurut Executive Director Hoshizora Foundation Yudi Anwar, memperlihatkan adanya hambatan ekonomi dan stigma peran domestik yang membuat perempuan lebih rentan menunda atau menghentikan kuliah.
Lewat Bintang Beasiswa 2025, Glow & Lovely memberikan dukungan biaya pendidikan serta program capacity building yang dirancang untuk memperkuat kepercayaan diri dan keterampilan penerima manfaat.
Rafifah Karimah, penerima beasiswa 2022, menyampaikan manfaat yang dia rasakan. “Programnya membantuku menemukan perspektif baru, memperluas jaringan, dan lebih memahami potensi diri,” katanya.
Selain pendidikan, Glow & Lovely juga mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan kulit agar perempuan lebih percaya diri menjalani aktivitas.
Perawatan kulit
Kampanye #GetReadyHadapiMatahari dilaksanakan melalui kegiatan edukasi perawatan kulit dasar di lebih dari 130 sekolah dan universitas di 16 kota, serta aktivitas digital yang menjangkau jutaan pengguna.
Entrepreneur dan kreator konten Sabrina Anggraini turut mengapresiasi program ini. “Pendidikan bisa jadi langkah awal untuk membangun masa depan. Yang penting, perempuan jangan ragu untuk melangkah dan mengambil peluang,” ujarnya.
Stella berharap berbagai inisiatif tersebut dapat membuka ruang lebih luas bagi perempuan muda Indonesia untuk mewujudkan impiannya. “Kami ingin semakin banyak perempuan yang berani melangkah dan merancang masa depan sesuai versi terbaik diri mereka,” katanya. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
