Gebyar Ramadan Kampus UMPWR 2026 Diserbu Pembeli
Sampai hari ini masih menerima permintaan los stan, kami menolak karena tempat terbatas.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali menggelar Gebyar Ramadan Kampus (Gemas) pada bulan suci Ramadan 1447 H.
Ketua Panitia Gemas 1447 H, Nurmansyah Alami MT, mengatakan Gemas bertujuan menyambut dan meramaikan Ramadan.
"Kampus memberikan kontribusi kepada masyarakat yang membutuhkan takjil. Kami memberi kesempatan kepada UMKM untuk meramaikan Gemas," jelasnya, Jumat (20/2/2026), di sela keramaian pasar takjil tersebut.
Nurman mengatakan Gemas 2026 merupakan kegiatan ketiga kalinya. Mulai hari pertama dibuka Kamis (19/2/2026) Gemas langsung ramai diserbu pembeli.
Ketua Panitia Gemas 1447 H, Nurmansyah Alami. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)
"Mungkin masyarakat sudah tahu di depan kampus UMPWR ada Gemas bazar takjil, sehingga mulai hari pertama langsung ramai. Berbeda dengan tahun kemarin hari keempat baru ramai," tambahnya.
Menurut dia, jumlah UMKM umum sebanyak 29 stan. Kampus memfasilitasi lima mahasiswa yang lolos pendanaan hibah dan turut meramaikan pasar takjil.
"Respons UMKM sangat luar biasa, sampai hari ini masih menerima permintaan los stan, kami menolak karena tempat terbatas. Tahun ini kami hanya bisa menambah tiga stan saja karena lahan terbatas, hanya sebatas depan pagar UMPWR," kata Nurman.
Panitia tetap memilih lalu lintas dua arah. Sebelumnya, panitia mengirimkan surat ke Polres Purworejo dan Dinas Perhubungan untuk bantuan pengaturan lalul intas.
Stand Nomu yang menjajakan minuman kekinian. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)
Salah seorang pelaku UMKM yang beruntung mendapatkan stan Gemas 1447 H pasar takjil UMPWR, Irfan Harjianto, mengaku senang. "Luar biasa Gemas di tahun ini. Antusias masyarakat bagus. Ini Gemas paling bagus," kata pelaku UMKM Bolenpia Baledono itu.
Pihaknya pasang stan di bazar takjil 2026 bersama keluarga menjajakan aneka minuman kekinian. "Kami menjajakan produk es cokelat impor, rasanya boleh dicoba, juga es kopi dan teh. Kami beri brand Nomu agar bernuansa Jepang," ujarnya.
Irfan menambahkan selama ini pihaknya membuka lapak di Toko Laris Purworejo. Keikutsertaannya di Gemas Pasar Takjil UMPWR untuk menambah pemasaran. "Harapan saya masyarakat lebih mengenal produk olahan Nomu dan bisa diterima," tandasnya.
Koranbernas diberi kesempatan mencicipi cokelat panas. Rasanya memang enak. Cokelatnya sangat lembut. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
