Ekawati Rahayu Putri Siap Memajukan HIPMI DIY

Ekawati Rahayu Putri Siap Memajukan HIPMI DIY
Ekawati Rahayu Putri (tengah, baju pink) siap menjadi Ketua HIPMI DIY. (Istimewa).

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Ekawati Rahayu Putri siap memajukan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY. Melalui gagasan dan tangan dinginnya, wanita muda ini juga tengah bersiap memasuki babak baru menjadi calon Ketua Umum BPD HIPMI DIY.

Ekawati Rahayu Putri hadir dengan gagasan segar dan strategi inovatif. Melalui visinya "Menciptakan ekosistem pengusaha muda DIY yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global melalui kolaborasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan anggota serta bisnis lokal", Ekawati akan membawa misi yang konkret untuk mewujudkannya.  

"Mewujudkam ekosistem pengusaha muda tangguh, inovatif, dan berdaya saing global," katanya pada media Kamis (20/2/2025).

Program pelatihan

Menurutnya, pemberdayaan pengusaha muda menjadi prioritas utama. Melalui program pelatihan, mentoring dan pengembangan keterampilan kewirausahaan, HIPMI DIY di bawah kepemimpinan Ekawati ingin meningkatkan kapasitas anggotanya. 

"Selain itu, ruang kolaborasi akan dihadirkan agar anggota dapat berbagi pengalaman dalam membangun bisnis yang sukses," ujarnya.

Dikatakan, semangat gotong royong dan kekeluargaan atau handarbeni akan dikedepankan. Solidaritas antara nggota diperkuat dengan membangun kemitraan yang erat antara pengusaha muda, pemerintah, dan sektor swasta. 

"Tujuannya jelas, yakni membuka lebih banyak peluang bisnis dan memperluas akses pasar," ucapnya.

Teknologi baru

Dikatakan, era digital menuntut adaptasi yang cepat. Oleh karena itu, dia mendorong anggota HIPMI DIY untuk mengadopsi teknologi terbaru guna meningkatkan efisiensi bisnis. 

 

"Pelatihan digital dan pemasaran online menjadi salah satu strategi untuk membantu anggota bertahan dan berkembang di era industri 4.0," ungkapnya.

Keberlanjutan, kata Ekawati, menjadi fondasi penting dalam setiap aspek bisnis. Prinsip Memayu Hayuning Bawono akan diterapkan dalam strategi bisnis anggota, memastikan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

"Selain itu, akses terhadap pendanaan dan peluang ekspansi usaha akan diperluas agar bisnis yang dijalankan semakin berkelanjutan," pungkasnya. (*)