Diawali dari Yogyakarta, Slank dan HS Kolaborasi Gelar Tur Keliling Sepuluh Kota Besar

HS ini fenomenal. Belum dua tahun berdiri, tapi sudah bisa mempekerjakan ribuan orang. Di saat banyak yang susah cari kerja.

Diawali dari Yogyakarta, Slank dan HS Kolaborasi Gelar Tur Keliling Sepuluh Kota Besar
Konferensi pers band legendaris Slank sebelum menggelar konsernya pada 19 Oktober 2025 di Yogyakarta. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Band legendaris Slank membuka babak baru perjalanan musiknya lewat kolaborasi dengan produk lokal HS Berani Kita Beda. Lewat tur bertajuk HEY... SLANK x HS Berani Kita Beda, Slank akan menyapa penggemarnya di sepuluh kota besar di Indonesia mulai Oktober 2025 hingga Mei 2026. Rangkaian konser itu diawali dari Yogyakarta sekaligus sebagai kota pembuka, Minggu (19/10/2025).

Tur ini menjadi bagian dari kampanye nasional yang diinisiasi oleh Surya Kreasi Yogyakarta dan didukung penuh oleh HS Berani Kita Beda, brand rokok produk Magelang yang tumbuh pesat di Yogyakarta. Selain rangkaian konser, acara ini juga menandai peluncuran produk baru HS Mild dalam tiga varian rasa — Original, Purple Ice dan Mango Ice.

Vokalis Kaka mengatakan, tur ini menjadi momen istimewa setelah sekian lama Slank tidak menggelar konser keliling Indonesia. “Alhamdulillah, sudah lama kita nggak tur keliling kota. Sekarang akhirnya bisa lagi, dan kick-off-nya di kota yang spesial ini, di Jogja,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran official merchandise “HS x Slank”, Sabtu (18/10/2025).

Kaka menilai kerja sama ini bukan sekadar promosi produk, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap industri lokal yang mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi. “HS ini fenomenal. Belum dua tahun berdiri, tapi sudah bisa mempekerjakan ribuan orang. Di saat banyak yang susah cari kerja, ini sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Damai kreatif

Melalui semangat “Berani Kita Beda”, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang menumbuhkan semangat damai, kreatif dan bertanggung jawab. “HEY... SLANK bukan cuma konser, tapi ruang untuk menyatukan energi positif anak muda di seluruh Indonesia,” kata Kaka menegaskan.

Gitaris Ridho Hafidz menambahkan, kolaborasi dengan HS menjadi momentum untuk kembali membangun kedekatan dengan para penggemar. “HS ini kayak mengobati kerinduan kita untuk bikin tur panjang lagi. Sepuluh kota ini baru awal,” ucapnya.

Drummer Bim2 menilai keberanian HS mendukung tur musik berskala nasional patut diapresiasi. “Ini produk lokal yang berani bikin program besar. Dari Aceh sampai Papua, Slank bisa ketemu langsung sama Slankers,” ujarnya.

Sementara Abdee Negara mengenang bahwa kolaborasi semacam ini bukan hal baru bagi Slank. Dia teringat tur “Piss 30 Kota” yang digelar 28 tahun silam dengan dukungan brand rokok. “Dulu ada edisi rokok khusus juga. Sekarang, dua dekade kemudian, kita ulang lagi. Rasanya nostalgia banget,” ungkapnya.

Ekonomi kreatif

Bassist Ivanka menilai kerja sama ini tak hanya berdampak pada industri musik, tapi juga membuka peluang bagi penggemar untuk ikut berkontribusi dalam sektor ekonomi kreatif.

“Kami berharap penjualan HS makin bagus, awareness-nya meningkat, dan Slankers juga bisa ikut berperan. Kalau produksinya berkembang, saya mau minta kuota tenaga kerja buat Slankers supaya bisa kerja di pabrik,” ujarnya sambil tersenyum.

Owner HS, Haji Suryo, menyebutkan kolaborasi dengan Slank sejalan dengan semangat perusahaan untuk mendorong kreativitas dan kemandirian generasi muda Indonesia. “Rokok HS ini rokok aslinya orang Jogja. Pabriknya di Kabupaten Magelang, dan sudah hampir dua tahun berjalan. Saat ini kami mempekerjakan sekitar 2.500 hingga 3.000 tenaga kerja, sebagian besar dari wilayah sekitar,” jelasnya.

Dia menambahkan, perusahaan berencana membangun pabrik baru di Kabupaten Sleman pada awal tahun depan. “Kami ingin terus tumbuh sebagai produk lokal yang bisa bersaing di tingkat nasional, sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” katanya.

Energi positif

Menurut Suryo, alasan utama menggandeng Slank adalah kesamaan visi. “Slank punya semangat independen dan berani tampil beda. Itu sama dengan semangat kami di HS. Melalui tur ini, kami ingin menyebarkan energi positif dan semangat ‘Berani Kita Beda’ ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Tur HEY SLANK x HS Berani Kita Beda akan digelar di sepuluh kota besar dengan target 10 ribu penonton setiap kota. Setiap penyelenggaraan konser akan melibatkan UMKM dan pelaku industri kreatif lokal, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain konser megah dengan tata panggung profesional, tur ini juga menghadirkan dua agenda utama: Live Session and Talk Show bersama Slank di markas Gang Potlot pada 3 Oktober silam dan Live Concert di berbagai kota dengan pengalaman visual dan audio berskala nasional. (*)