Dari Jogja Menuju Dubai, IBOS Rilis Salzburg, Sparkling Drink Buah Asli Pertama di Indonesia

Salzburg sudah memiliki peta jalan yang ambisius. Dengan harga eceran kompetitif di kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kaleng, produk ini tidak hanya menyasar pasar domestik, termasuk masuk ke pasar Asia dan Timur Tengah

Dari Jogja Menuju Dubai, IBOS Rilis Salzburg, Sparkling Drink Buah Asli Pertama di Indonesia
Meracik minuman Salzburg di Kim's Bar & Kitchen Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Bertempat di Kim’s Bar & Kitchen, Yogyakarta, pada Jumat (19/12/2025), Salzburg resmi meluncur dengan mengusung jargon “Feel the Spirit”. Produk ini hadir untuk mengisi celah pasar minuman premium yang menawarkan kesegaran otentik, namun tetap dengan harga yang terjangkau.

Direktur Utama IBOS, Edi Nugroho, mengungkapkan bahwa Salzburg lahir dari riset mendalam untuk memenuhi kebutuhan konsumen kelas A dan B, mulai dari mahasiswa hingga profesional muda. Salah satu keunggulan utamanya terletak pada bahan baku.

“Kami membawa sentuhan modern berupa real fruit concentrate dengan sensasi sparkling yang halus. Produk ini memadukan bahan lokal dengan bahan pilihan asal Prancis,” jelas Edi.

Berbeda dengan banyak minuman ringan lainnya, Salzburg tidak menggunakan sirup atau pewarna buatan, sehingga warna yang dihasilkan adalah warna asli dari sari buahnya.

Dari sisi legalitas dan keamanan, Salzburg sudah mengantongi sertifikasi Halal, terdaftar di Badan POM, dan diproduksi dengan standar Good Manufacturing Practice (GMP).

Seremoni peluncuran Salzburg Sparkling Drink di Kim's Bar & Kitchen Yogyakarta. (istimewa)

Pada fase awal peluncuran, Salzburg memperkenalkan tiga varian rasa unik dalam kemasan kaleng slim 185 mililiter yang praktis dan elegan:

1.      Lemonade: Menonjolkan rasa asam segar dari lemon asli yang zesty.

2.      Mix Fruit: Harmoni rasa manis dan segar dari perpaduan jambu merah, nanas, dan jeruk mandarin.

3.      Berrygurt: Kombinasi bold dari buah blueberry dan raspberry dengan sensasi sparkling yang unik.

Riset Panjang dan Target Pasar Horeka

Senada dengan Edi, Owner Kim’s Bar & Kitchen, Raisya Freedrich (Meisye), menambahkan bahwa Salzburg melalui proses Research and Development (R&D) yang cukup panjang, yakni lebih dari satu tahun.

“Ini adalah kehormatan bagi Kim’s menjadi lokasi peluncuran produk sekeren ini. Jogja adalah target pasar yang sangat potensial, terutama untuk segmen Horeka (Hotel, Restaurant, & Cafe) dan supermarket,” tutur Meisye.

Dari Jogja Menuju Dubai

Meski baru saja diluncurkan, Salzburg sudah memiliki peta jalan yang ambisius. Dengan harga eceran kompetitif di kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kaleng, produk ini tidak hanya menyasar pasar domestik.

PT Kairos Sukses Indonesia telah menyiapkan rencana ekspansi global ke kawasan Asia dan Timur Tengah. Salzburg dijadwalkan akan unjuk gigi dalam pameran dagang internasional bergengsi, Gulfood Exhibition di Dubai, pada awal tahun 2026 mendatang.

Pemasaran produk juga akan diperkuat melalui kolaborasi dengan para influencer dan partisipasi aktif dalam berbagai event olahraga, memperkuat posisinya sebagai minuman bergaya hidup aktif dan modern. (*)