Cegah Keracunan MBG, Pemkab Klaten Perketat Pengawasan SPPG

Hampir setiap minggu jumlah SPPG bertambah. Data terakhir sudah ada 26 SPPG yang beroperasi.

Cegah Keracunan MBG, Pemkab Klaten Perketat Pengawasan SPPG
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan arahan pada acara Sambung Rasa di Gedung Bima Suci Desa Malangjiwan Kecamatan Kebonarum, Selasa (7/10/2025). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten meningkatkan pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klaten.

Selain itu, Pemkab Klaten juga akan rutin melaksanakan rapat rutin dua mingguan untuk mengantisipasi terjadinya keracunan akibat mengkonsumsi makanan yang disajikan dalam program tersebut.

Ditemui usai acara sambung rasa di Gedung Bima Suci Desa Malangjiwan Kecamatan Kebonarum Klaten, Selasa (7/10/2025), Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan Pemkab Klaten sudah melakukan mitigasi sejak awal.

"Dinas Kesehatan sudah bergerak mengecek SPPG mulai dari kualitas air di-lab-kan (diperiksa di laboratorium), bahan makanan juga di-lab-kan. Harapan ke depan Klaten aman," katanya.

Jumlah bertambah

Di Kabupaten Klaten, kata bupati, hampir setiap minggu jumlah SPPG bertambah. Data terakhir sudah ada 26 SPPG yang beroperasi dan informasinya dalam satu atau dua minggu lagi sudah di angka 30.

Hadir pada acara sambung rasa tersebut, Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, pimpinan OPD Kabupaten Klaten, camat, kepala desa se-Kecamatan Kebonarum, TP PKK kabupaten, kecamatan dan desa, BPD, karang taruna, tokoh masyarakat dan warga.

Seperti diketahui, Kepala Badan Gizi Nasional memimpin rapat konsolidasi regional dalam rangka pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di GOR Jatidiri Semarang, Senin (6/10/2025).

Pada rapat tersebut, kata bupati, yang mewakili adalah Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto. Saat dikonfirmasi terkait kegiatan di Semarang itu, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan Kabupaten Klaten sudah lebih dulu menggelar rapat dan sudah koordinasi menggelar rapat dua mingguan guna mengantisipasi terjadinya keracunan pada program MBG. (*)