Bupati Klaten Tebar 30 Ribu Bibit Ikan di Bendungan Bungkusan Karanganom

Kebanyakan anak-anak makannya kalau tidak telur, ya nugget.

Bupati Klaten Tebar 30 Ribu Bibit Ikan di Bendungan Bungkusan Karanganom
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan bingkisan kepada perwakilan murid PAUD dan TK pada kampanye Gemar Makan Ikan di Dukuh Bungkusan Desa Jurangjero, Kamis (18/9/2025). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri langsung acara Kampanye Gemar Makan Ikan di Dukuh Bungkusan Desa Jurangjero Kecamatan Karanganom, Kamis (18/9/2025). Pada acara tersebut, Bupati juga menebar bibit ikan 30 ribu ekor di sungai dekat Bendungan Bungkusan Desa Jurangjero.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Iwan Kurniawan beserta jajaran, Kepala Dinas Kominfo Aris Pramana, Camat Karanganom Joko Handoyo, Kepala Desa Jurangjero Ali Murtono, pengurus TP PKK Kabupaten Klaten, TP Desa Jurangjero, 83 murid PAUD dan TK di Desa Jurangjero.

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan kegiatan itu sebagai salah satu upaya mencukupi ketahanan pangan dan mempersiapkan generasi penerus agar lebih cerdas dan berkualitas.

"Kita paham Bapak Ibu, bahwa anak-anak kita adalah harapan kita ke depan. Untuk memastikan Kabupaten Klaten masih ada, untuk memastikan Indonesia masih ada dan menuju ke arah yang lebih baik dengan kita mempersiapkan anak-anak ini. Ya fisiknya, kecerdasannya, semuanya," katanya.

Tebar benih ikan di Bendungan Bungkusan Desa Jurangjero Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id) 

Bupati mengakui, angka stunting di Kabupaten Klaten masih cukup tinggi pada dua digit. Dia berterima kasih kepada Kepala Desa Jurangjero yang sudah berhasil menurunkan angka stunting di wilayahnya.

"Ini luar biasa, kader posyandu. Sehingga ke depan bisa di-gethok tular ke desa-desa yang lain. Supaya ke depan angka stunting di Kabupaten Klaten bisa turun, turun dan habis," ujarnya.

Menyelesaikan masalah fisik saja, kata mantan Ketua DPRD Klaten itu, tidaklah cukup. Kecerdasan juga harus ditingkatkan. Realitas hari ini, angka anak-anak yang menikmati protein berupa hewani, khususnya ikan masih rendah.

“Kebanyakan anak-anak makannya kalau tidak telur, ya nugget. Mengkonsumsi nugget sekali-kali boleh, tapi jangan sering-sering karena tidak baik,” katanya.

Nilai gizi

Sedangkan Iwan Kurniawan mengatakan tujuan dari kegiatan kampanye Gemar Makan Ikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya keluarga untuk mengkonsumsi ikan. Makanan yang bersumber dari ikan banyak nilai gizi atau proteinnya, sehingga bisa meningkatkan kesehatan dan mencegah stunting.

"Kegiatan ini sebetulnya rutin dilaksanakan oleh DKPP, kegiatan ini juga pembinaan mutu dan konsumsi hasil perikanan bagi usaha pengelolaan dan pemasaran skala mikro dan kecil," jelas mantan Sekcam Prambanan itu.

Kepala Desa Jurangjero Ali Murtono menyampaikan anak-anak yang datang dalam acara gerakan gemar makan ikan berjumlah 83 orang yang seluruhnya murid PAUD dan TK. Di Desa Jurangjero terdapat 113 balita dengan tingkat kehadiran di posyandu 100 persen dan prevalensi stunting 8,67 persen.

Pada acara tersebut, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada murid PAUD dan TK. (*)