Bupati dan Pimpinan DPRD Sleman Fasilitasi Dialog PT MTG dan SPI
Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai fasilitator yang netral.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Danang Maharsa dan jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sleman menerima ratusan pekerja PT Mataram Tunggal Garment (MTG) guna memfasilitasi dialog terkait antara PT MTG dan pekerja.
Perwakilan pekerja tergabung dalam Serikat Pekerja PT MTG yang menjadi bagian dari Serikat Pekerja Indonesia (SPI) tersebut diterima langsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah Kantor DPRD Sleman, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini mempertegas peran Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai fasilitator yang netral dan berkomitmen penuh menjembatani terpenuhinya hak-hak pekerja.
"Kami berkomitmen penuh untuk memfasilitasi mediasi, guna mendapatkan solusi terbaik bagi pihak manajemen PT MTG dengan para pekerjanya," kata Harda Kiswaya.
Sebelumnya, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, upaya penyelesaian telah ditempuh lewat serangkaian mediasi. Proses diawali dengan klarifikasi para pihak pada 1 April 2026, dilanjutkan tiga kali mediasi. Namun, proses mediasi kedua (17 April) dan ketiga (24 April) belum menemukan kesepakatan. Dari hasil dialog kali ini, Pemkab Sleman membuka ruang mediasi kembali yang dijadwalkan Selasa 28 April 2026 di Kantor Disnaker Sleman.
Pekerja PT MTG) mendatangi kantor DPRD Sleman, Jumat (24/4/2026). (istimewa)
"Hasil mediasi mendatang akan menjadi dasar hukum bagi kami untuk menyusun anjuran, apabila tidak tercapai kesepakatan para pihak. Sesuai UU No 2 Tahun 2004, anjuran tersebut harus ditanggapi oleh kedua pihak dalam waktu 10 hari kerja," jelas Epiphana Kristiyani, Kepala Disnaker Sleman.
Meski prosedur terus berjalan, Epiphana berharap kedua pihak menghormati dan taat pada hasil dialog dan berkomitmen datang pada pertemuan yang disepakati bersama, sehingga tercipta ruang dialog yang sehat untuk mencapai solusi penyelesaian bersama atau win-win solution. (*)
Nila Hastuti
