Sulthan di The Icon Indonesia Dikarantina, Ujian Tidak Ada Masalah

Usai menjalani TKA, kepala sekolahnya langsung menelepon.

Sulthan di The Icon Indonesia Dikarantina, Ujian Tidak Ada Masalah
Sulthan Fadhil Syahbal putra daerah dari Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Sulthan Fadhil Syahbal putra daerah dari Kabupaten Purworejo Jawa Tengah berhasil memasuki 16 besar ajang The Icon Indonesia yang di tayang SCTV. Pencapaian yang luar biasa, dari peserta ribuan, Sulthan mampu bertahan di 16 besar ajang tersebut.

Setiap Selasa Sulthan bersama rekan dalam The Icon Indonesia berlaga, kemudian ada empat orang yang dieliminasi. Sulthan tercatat sebagai siswa Kelas IX SMPN 2 Purworejo kelas 3. Dia saat ini dikarantina sejak 4 April 2026 selama enam bulan.

Plt Kepala SMPN 2 Purworejo Wahyu Kurnia Lestari mengatakan tidak ada masalah dengan ujian Sulthan. "Proses belajar Sulthan sudah selesai, dia kelas IX saat ini tinggal menunggu Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) 2026 yang akan berlangsung awal Mei 2026. Kami sudah menyiapkan sebelum ujian TKA. Saya berkoordinasi dengan Kadindikbud Purworejo, sampai tingkat kementerian juga dengan management The Icon Indonesia, semua mendukung ujiannya," kata Wahyu, Kamis (23/4/2026).

Wahyu menambahkan untuk TKA (Tes Kemampuan Akademik) Sulthan melakukan di salah satu SMP Jakarta. Usai menjalani TKA, kepala sekolahnya langsung menelepon sekaligus memamerkan Sulthan telah berfoto bersama guru dan teman-teman barunya.

Plt Kepala SMPN 2 Purworejo Wahyu Kurnia Lestari. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

"Sebagai pendidik saya akan mendukung potensi siswa, siapa pun itu termasuk Sulthan. Saya melihat talenta Sulthan sudah diasah sejak lama, bukan serta merta diasah selama sekolah di sini," sebutnya.

Wahyu menambahkan setiap Selasa dia menyempatkan menonton. "Saya bangga Sulthan masuk 16 besar, semoga berhasil menang dan membawa harum nama Purworejo," lanjutnya.

SMPN 2 Purworejo tempat Sulthan menuntut ilmu sudah memiliki kepala sekolah yang baru. " Walaupun saya kembali ke SMPN 6 Purworejo saya tetap akan mendukung Sulthan. Saya akan mengajak para guru dan siswa di sana untuk mendukung Sulthan," tandasnya.

Sementara itu, Sutarto, mantan Kepala SMPN 2 Purworejo mengaku kagum dengan prestasi Sulthan di The Icon Indonesia. Sutarto turut mendidik Sulthan dari kelas VII sampai Maret 2026. Turut mendampingi Sulthan berlatih vokal untuk mengikuti lomba FLS2N kategori menyanyi solo dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

"Saya sangat bangga atas prestasi Sulthan, yang telah membawa nama sekolah dan daerah ke tingkat nasional. Harapan kami Sulthan terus melaju sampai puncak prestasi di The Icon Indonesia," harap Sutarto. (*)