Bulog Magelang Siap Menyalurkan Bantuan Pangan Beras untuk 466.561 Penerima

Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun yang dibebankan kepada penerima.

Bulog Magelang Siap Menyalurkan Bantuan Pangan Beras untuk 466.561 Penerima
Penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Kebumen, Jumat (18/7/2025). (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Bulog Cabang Magelang siap menyalurkan bantuan pangan beras jatah bulan Juni dan Juli 2025. Penerima Bantuan Pangan (PBP) di enam kabupaten/kota di wilayah kerja Bulog Magelang sejumlah 466.561 keluarga.

Pemimpin Cabang Bulog Magelang, Ihsan Suradilaga, kepada koranbernas.id, Kamis (17/7/2025) menjelaskan, penyaluran bantuan pangan beras telah dimulai Kamis (17/7/2025) di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Purworejo, Temanggung dan Kebumen.

Dalam Program Bantuan Pangan Beras Badan Pangan Nasional, Bulog sebagai pelaksana dan bertanggung jawab hingga ke PBP. Data PBP bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dimutakhirkan Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik.

"Penyaluran beras untuk bantuan pangan Juni dan Juli. Setiap penerima manfaat menerima 20 kg beras,” kata Ihsan Suradilaga.

Warga penerima bantuan menunggu giliran pengambilan beras. (nanang w hartono/koranbernas.id) 

Disebutkan, bantuan beras jatah Juni dan Juli terbanyak Kabupaten Kebumen sejumlah 2.463.740 kg, disusul Magelang 2 457.360 kg. Paling sedikit Kota Magelang 158.600 kg.

Kepala Gudang Bulog Kebumen, Sidik Sugiharto, mengatakan telah menyalurkan beras, sejak Kamis (17/7/2025) ke kantor desa/kelurahan. Sedangkan penyaluran ke PBP dimulai Jumat (18/7/2025).

"Petugas Bulog menyerahkan bantuan langsung ke PBP di kantor desa atau kelurahan," kata Sidik Sugiharto. Dijadwalkan penyaluran sampai 31 Juli 2025 atau 10 hari kerja.

Sidik memastikan tidak ada pungutan dalam bentuk apapun yang dibebankan kepada PBP. " Tiap PBP menerima beras 20 kg," kata Sidik Sugiharto.

Di Kabupaten Kebumen penerima manfaat bantuan pangan beras mencapai 123.187 orang/keluarga, lebih sedikit dibandingkan penerima manfaat tahun 2024.

Paling murah

Beberapa penerima manfaat di Kelurahan Kebumen, Kecamatan Kebumen mengaku bersyukur dengan adanya bantuan beras ketika harga beras paling murah di pasaran Rp 13.000 per kg.

Ya, senang," ujar Romelah dan Sri Muwarni.

Sehari-hari keluarga itu lebih sering membeli beras hanya untuk konsumsi, sekilo setiap hari. "Tidak bisa beli beras lebih dari sekilo sehari," kata Romelah.

Alasannya, penghasilan yang diperoleh hari sebelumnya digunakan untuk beberapa keperluan. Jika digunakan membeli beras lebih dari sekilo sehari, kebutuhan lain tidak bisa tercukupi. (*)