ingin-berwisata-tinggal-klik-Sri Kussujaniatun menyerahkan aplikasi “Explore Dlingo” kepada Kwintarto Heru Prabowo, Rabu (8/1/2020) siang. (Sari Wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Ingin Berwisata Tinggal Klik


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Kemajuan teknologi harus ditangkap sektor pariwisata untuk mempromosikan dan mengembangan potensi yang ada agar lebih dikenal luas. Salah satunya, pemanfaatan android yakni sebuah sistem operasi berbasis Linux, yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Ada pula pemanfaatan IOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sebuah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc.

“Jadi ibaratnya wisata itu tinggal klik, karena teknologi memudahkan kita. Termasuk untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di Bantul,”kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo usai menerima tim Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UPN “Veteran” Jogja dipimpin Sri Kussujaniatun. Tim ini yang membuat dan menyerahkan aplikasi “explore Dlingo” di Kantor Dinpar Bantul, Kompleks Pemda Manding II, Rabu (8/1/2020) siang.


Baca Lainnya :

Dengan adanya aplikasi yang memanfaatkan teknologi, diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bantul. Seperti contohnya “eExplore Dlingo” yang bisa di download lewat play store. Aplikasi ini memuat 18 destinasi wisata yang ada di Dlingo lengkap dengan keterangan wilayah, foto-foto nan indah hingga jalur menuju lokasi wisata.

“Ini baru wisata. Ke depan tentu kami akan terus kembangkan aplikasi ini, termasuk hingga potensi kuliner, home stay dan hal lain yang ada di Dlingo,” tambah Sri.


Baca Lainnya :

Ditambahkan dosen jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut, jika pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk mendukung strategi promosi wisata yang ada di Bantul

“Saya melihat potensi wisata Bantul itu besar. Bahkan dulu pernah dikunjungi Barack Obama dan Presiden Jokowi,” terangnya.

Dan setelah kunjungan mereka, arus wisatawan ke Dlingo juga meningkat. Baik dari wisatawan domestik atuapun manca negara. Itulah kenapa pihaknya tertarik untuk membuat aplikasi dimaksud.

“Semua data termasuk foto dan wawancara adalah hasil asli dari tim kami semua,”katanya. (SM)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini