Armada Tambahan KRL Yogyakarta-Palur Beroperasi Selama Puncak Libur Nataru
Solusi efektif bagi penumpang untuk menghindari penumpukan di stasiun.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Manajemen KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat memanfaatkan jadwal perjalanan tambahan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Palur yang beroperasi selama puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Armada tambahan ini dinilai menjadi solusi efektif bagi penumpang untuk menghindari penumpukan di stasiun dan menikmati perjalanan yang lebih lenggang.
Imbauan ini disampaikan Area Manager Wilayah VI Yogyakarta, Adli Hakim Nasution, merespons tingginya animo masyarakat yang masuk Yogyakarta. Menurutnya, distribusi penumpang saat ini masih banyak terpaku pada jadwal reguler, padahal jadwal tambahan menawarkan kenyamanan lebih.
"Saran kami untuk menghindari kepadatan, justru memanfaatkan jadwal-jadwal kereta tambahan. Selama ini masyarakat sering terpaku pada jadwal reguler yang sudah banyak beredar, padahal jadwal tambahan ini sebetulnya bisa dibilang lebih lega," ujar Adli Hakim Nasution di Yogyakarta, Jumat (26/12/2025).
Hingga 28 Desember
Adli merinci, penambahan tiga perjalanan KRL Jogja-Palur berlaku mulai tanggal 25 Desember hingga 28 Desember 2025. Jadwal tambahan tersebut meliputi keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta pukul 12:54 dan 19:30 serta dari Stasiun Palur pukul 17:40.
Dengan penambahan ini, total perjalanan KRL Jogja-Palur menjadi 34 perjalanan sehari, meningkat dari jadwal normal sebanyak 31 perjalanan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan penambahan perjalanan ini sangat krusial mengingat prediksi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta sekitar 7 juta orang akan memadati Kota Yogyakarta dari total 9,38 juta wisatawan yang masuk DIY.
"Melihat animo yang tinggi dan prediksi arus wisatawan tersebut, mulai kemarin (25/12/2025) sampai 28 Desember, KAI Commuter menambah tiga perjalanan sehingga total menjadi 34 perjalanan. Ini langkah kami memfasilitasi mobilitas masyarakat agar tetap nyaman," terang Karina.
Terjadi lonjakan
Sementara itu, Direktur Keuangan KAI Commuter, Nugroho Adi Sasongko, menjelaskan data kinerja angkutan hingga hari kedelapan Nataru (18-25 Desember). Pihaknya mencatat telah melayani total 275.478 pengguna, terdiri dari 244.810 pengguna KRL Jogja-Palur dan 30.668 pengguna Prameks.
Meski terjadi lonjakan, Nugroho memastikan kapasitas angkut masih sangat memadai untuk menampung proyeksi total penumpang selama masa Nataru yang diperkirakan mencapai 621.306 orang (naik 5 persen dari tahun lalu).
"Kapasitas angkut pada masa Nataru ini kami pastikan sebanyak 794.592 pengguna untuk Commuter Line Yogya-Palur dan 42.480 untuk Prameks. Jadi kapasitas masih sangat cukup dibanding proyeksi penumpang," jelas Nugroho.
Dia menambahkan, saat ini rata-rata volume pengguna KRL Jogja-Palur pada akhir pekan (weekend) mencapai 28.607 orang, sedangkan pada hari kerja (weekday) sekitar 22.187 orang.
Stasiun terpadat
Berdasarkan data akumulasi volume pengguna selama masa Nataru ini, lima stasiun dengan volume tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta (58.752 orang), disusul Stasiun Lempuyangan (32.244 orang), Stasiun Palur (26.256 orang), Stasiun Solo Balapan (25.461 orang), dan Stasiun Purwosari (20.199 orang).
Guna mendukung kenyamanan di tengah kepadatan tersebut, KAI Commuter menyiagakan 365 petugas gabungan serta meningkatkan fasilitas stasiun, mulai dari penambahan charging station, kursi ruang tunggu, water station hingga peron temporer.
"Tidak hanya peran kami sebagai penyedia transportasi, melainkan peran seluruh pengguna Commuter Line untuk saling menjaga juga sangat penting. Kami harap layanan terbaik dapat dirasakan seluruh pengguna pada masa angkutan Nataru ini," katanya. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
