Apresiasi Guru dan Buruh, Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Beri Cukur Serta Kopi Gratis
Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop rayakan Hari Buruh dan Hardiknas 2026 dengan layanan cukur dan kopi gratis untuk guru dan buruh di Sleman
KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Momentum peringatan Hari Buruh (1 Mei) dan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) tahun 2026 dirayakan dengan cara yang unik dan inspiratif di Yogyakarta. Dawuhan Roastery berkolaborasi dengan Arfa Barbershop menggelar aksi sosial bertajuk cukur dan ngopi gratis yang dikhususkan bagi para guru dan buruh.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026) di Dawuhan Roastery, Jalan Letnan Sumanto 2A, Srimulyo, Sleman ini dipadati oleh antusiasme peserta. Selain mendapatkan layanan potong rambut secara cuma-cuma, para guru dan buruh yang hadir juga mendapatkan bingkisan berupa dua kantong kopi bubuk dari Dawuhan Roastery sebagai buah tangan.
Kolaborasi Perdana untuk Pahlawan
Owner Dawuhan Roastery, Naufal Almahdy, menuturkan bahwa kegiatan ini murni sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik dan pekerja yang memiliki peran vital bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi waktu dan tenaga mereka yang berkontribusi untuk perekonomian dan mencerahkan bangsa. Harapannya, kegiatan kolaboratif seperti ini bisa rutin dilaksanakan untuk mengapresiasi masyarakat di Jogja,” ungkap Naufal.
Sementara itu, Founder Arfa Barbershop, Muhammad Arief Fatoni, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program Barber Pop Up. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman potong rambut langsung di tempat-tempat umum yang dinamis, seperti kafe.
“Kebetulan cukur dan kopi itu sangat cocok. Lewat kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang ingin cukur rambut sekaligus menikmati segelas kopi secara gratis,” ujar Fatoni.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya pihaknya pernah menggelar aksi serupa di kawasan ikonik Malioboro sebagai upaya jemput bola dan memperkuat brand Arfa Barbershop.
Sebagai inovasi jangka panjang, Arief Fatoni juga membocorkan rencana pengembangan konsep baru yang disebut Wisatampan. Konsep ini nantinya akan menyasar wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, di mana mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berlibur yang menyenangkan, tetapi juga penampilan yang lebih segar dan tampan saat kembali ke daerah asal. (*)
Siaran Pers
