Tim KKN Tematik STMM Kampanye Melek Digital di Desa Manggis Boyolali
Kampanye ini diselenggarakan sebagai langkah awal dari rangkaian pelatihan digitalisasi UMKM dan masyarakat Desa Manggis Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
KORANBERNAS.ID, BOYOLALI -- Upaya penguatan kapasitas pelaku usaha lokal melalui pemanfaatan teknologi digital terus didorong di wilayah pedesaan. Hal ini ditunjukkan oleh Tim KKN Tematik Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta yang melaksanakan kegiatan Kampanye Digital Pelaku Usaha dengan tema Desa Melek Digital, SDM Berkualitas, Indonesia Maju.
Kampanye ini diselenggarakan sebagai langkah awal dari rangkaian pelatihan digitalisasi UMKM dan masyarakat Desa Manggis Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang akan berlangsung 4-8 Agustus 2025 di lima dusun berbeda.
Di Balai Desa Manggis, kegiatan itu diikuti berbagai tokoh di antaranya Drs Kusumo Gambrianto M Si selaku Pembantu Pembuat Kominten STMM serta Dr Dra Sintar Nababan M Si selaku Ketua Jurusan Manajemen Informasi dan Komunikasi sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan.
Hadir pula Kepala Desa Manggis, Galih Hadi Saputra SE MM, beserta perangkat desa yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Interaksi sosial
Kusumo Gambrianto menyampaikan pesan kepada mahasiswa dan masyarakat desa untuk saling memahami dan menghormati satu sama lain selama pelaksanaan program.
Dia mengingatkan pentingnya kesadaran budaya lokal dalam interaksi sosial. "Negara mawa tata, desa mawa cara," ujarnya, Rabu (30/7/2025), mengutip peribahasa Jawa yang berarti setiap daerah memiliki aturan dan cara hidup masing-masing.
Menurutnya, perbedaan budaya dan adat istiadat bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dihargai bersama.
Sebanyak 25 peserta dari berbagai latar belakang usia dan jenis usaha mengikuti kampanye dengan antusias. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan pentingnya digitalisasi, pemanfaatan media sosial untuk promosi usaha, penggunaan platform e-commerce, serta teknologi pendukung efisiensi bisnis dan pemasaran.
Pelatihan
Kampanye ini bertujuan untuk membangun kesadaran digital sebagai fondasi awal sebelum pelaksanaan pelatihan intensif di tingkat dusun. Program pelatihan nantinya akan ditujukan bagi pelaku usaha aktif, calon wirausaha, dan masyarakat umum yang ingin memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan potensi lokal secara lebih maksimal.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN Tematik STMM menunjukkan komitmennya mendukung percepatan transformasi digital di tingkat desa, mencetak sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mendorong tumbuhnya ekosistem usaha yang berdaya saing. (*)
Siaran Pers
