tiga-pasar-tradisional-di-kulonprogo-sudah-digitalPeluncuran GrabAssistant di Kulonprogo, Rabu (12/8/2020). (istimewa)


Muhammad Zukhronnee Ms

Tiga Pasar Tradisional di Kulonprogo Sudah Digital

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Aplikasi serba bisa Grab bersama Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melakukan digitalisasi tiga pasar tradisional melalui layanan kurir instan, Pasar tradisional tersebut adalah, Pasar Wates, Pasar Bendungan dan Pasar Sentolo, Rabu (12/8/2020). GrabAssistant merupakan bagian dari program #TerusUsaha milik Grab Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan juga dapat memberikan kemudahan pilihan berbelanja dari rumah dengan aman dan nyaman. Selain itu, digitalisasi ini juga merupakan bentuk Dengan dukungan Grab mendukung dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Kulon Progo, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan berbelanja di pasar tradisional dalam era tatanan kehidupan baru, di tengah pandemi Covid-19.


Baca Lainnya :

Peluncuran layanan GrabAssistant ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo, Ifah Mufidati, SH., MM. serta City Manager Grab Yogyakarta, Vika Indriana. Dalam acara ini pula, Grab menyerahkan bantuan masker untuk pedagang pasar dan alat cuci tangan  sebagai salah satu bentuk upaya dalam pemenuhan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di Kulonprogo. Tempat cuci tangan yang diserahkan juga disertakan panduan bagaimana mencuci tangan yang baik.

Vika menjelaskan, Setelah pekan lalu pihaknya memperkenalkan program #TerusUsaha di Yogyakarta yang sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi untuk membantu UMKM lebih siap menyambut era tatanan kehidupan baru.


Baca Lainnya :

"Peluncuran layanan GrabAssistant ini menjadi kelanjutan komitmen jangka panjang Grab bagi Yogyakarta terutama dalam menyambut tatanan kehidupan baru," paparnya.

"Solusi digitalisasi yang dihadirkan ini kami percaya mampu memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja. Berkembangnya UMKM pun akan membawa dampak yang baik untuk kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya," imbuhnya.

Hal ini lanjut Vika, sejalan dengan misi GrabForGood, Ia percaya dalam menggunakan teknologi untuk terus membawa dampak positif dan akan terus berinovasi supaya selalu bisa membantu mereka yang terdampak situasi ini.

"Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo dengan peluncuran layanan GrabAssistant di Kulonprogo,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo, Ifah Mufidati, SH., MM. menyampaikan apresiasinya untuk Grab. Ia juga menjelaskan bahwa dengan diluncurkannya layanan GrabAssistant ini, harapannya masyarakat di Kulon Progo bisa berbelanja kebutuhan harian dari rumah saja sehingga meminimalkan kerumunan orang dan kita bisa percepat pemutusan rantai penyebaran Covid-19.

"Saya sangat mengapresiasi Grab dalam kerja sama ini dan berharap dengan menggunakan teknologi dalam berbelanja online di pasar tradisional, masyarakat semakin bertambah pilihan mode berbelanja dan semakin menambah pendapatan pedagang pasar," lanjutnya.

Masyarakat Kulon Progo dapat mengikuti beberapa langkah mudah ini untuk berbelanja di 3 pasar yang telah terdigitalisasi oleh GrabAssistant. Kedepan, Grab dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pun akan berkolaborasi bersama dengan Dinas terkait guna mengembangkan bisnis UKM dan perdagangan di kota Kulon Progo agar segera dapat lebih berkembang.(yve)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini