Stok Beras di Gudang Bulog Magelang Mencapai 36.536 Ton
Cadangan beras Bulog di Kebumen, jika ada program bantuan pangan, bisa mencukupi untuk 7 alokasi perbulan
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN--Stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Magelang hingga pekan ketiga Desember 2025 mencapai 36.536 ton. Jumlah ini, bisa mencukupi kebutuhan program bantuan pangan beras tahun 2026 untuk beberapa bulan.
“Bantuan pangan beras November dan Desember 2025 di Magelang mencapai 9718 ton,” kata Ichsan Suradilaga Pemimpin Cabang Bulog Magelang, Rabu (18/12/2025).
Stok beras Bulog di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Temanggung, Purworejo dan Kebumen, sebagian disimpan di gudang milik swasta yang disewa Bulog. Gudang Bulog, tidak mampu menyimpan beras, hasil penyerapan beras petani lokal tahun 2025.
Cadangan beras Bulog, juga digunakan untuk keperluan stabilisasi harga pangan. Beras Bulog menjadi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan). Beras medium dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk konsumen Rp 12.500 atau Rp 62.500 per kemasan 5 kg, tersedia dalam jumlah tidak dibatasi.
Pemasaran beras SPHP bekerja sama dengan TNI, Polri, pedagang dan gerai di pasar tradisional. “Harga beras SPHP di depan gudang Rp 11 ribu per kg,” kata Ichsan Suradilaga.
Di Kebumen menurut Kepala Pergudangan Bulog Selang Kebumen, Sidik Sugiharto, bantuan pangan beras dan minyak goreng di Kebumen untuk alokasi November dan Desember 2025 sudah selesai Jum'at (12/12/2025). Setiap penerima manfaat menerima 20 kg beras dan 2 liter/ kg minyak goreng.
Cadangan beras Bulog di Kebumen, jika ada program bantuan pangan, bisa mencukupi untuk 7 alokasi perbulan.
“Penerima manfaat bantuan pangan di Kebumen 128.579 keluarga,” kata Sidik Sugiharto. (*)
Nanang W Hartono
