Siswa SLB Negeri 1 Bantul Belajar Transportasi Publik

Minat masyarakat terhadap program edukasi ini terus meningkat.

Siswa SLB Negeri 1 Bantul Belajar Transportasi Publik
Siswa SLB Negeri 1 Bantul mengikuti program Edutrain KAI Bandara, Kamis (23/4/2026). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Puluhan siswa sekolah dasar dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bantul memperoleh pengalaman baru mengenal transportasi publik melalui program Edutrain yang digelar PT Railink atau KAI Bandara, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa berkebutuhan khusus untuk memahami cara menggunakan kereta bandara secara aman dan tertib.

Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas 1 hingga 3 diajak mengenal berbagai fasilitas di stasiun, mulai dari area layanan penumpang, proses pembelian tiket hingga praktik naik kereta bandara. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara edukatif dan interaktif dengan pendampingan petugas serta tenaga pendidik.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengenalkan transportasi publik sejak dini, sekaligus memastikan layanan kereta bandara dapat diakses oleh semua kalangan.

Mudah diakses

“Melalui Edutrain ini, kami ingin menegaskan KAI Bandara terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk adik-adik dari SLB. Kami berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses, sehingga setiap pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan hingga sampai tujuan,” ujar Ayep.

Dia menjelaskan, program Edutrain menjadi salah satu upaya KAI Bandara menumbuhkan budaya menggunakan transportasi publik. Dengan pengalaman langsung di lapangan, para siswa diharapkan dapat memahami cara menggunakan kereta secara mandiri sekaligus mengenal aturan keselamatan selama perjalanan.

Di wilayah Yogyakarta, minat masyarakat terhadap program edukasi ini terus meningkat. Sejak Januari hingga April 2026, jumlah peserta Edutrain telah mencapai lebih dari 33 ribu orang yang berasal dari berbagai sekolah.

Menurut Ayep, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin banyak pelajar yang ingin mengenal transportasi publik secara lebih dekat.

Sebagai pilihan

PT Railink sendiri merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan kereta bandara dari pusat kota menuju bandara.

Di Yogyakarta, layanan ini melayani perjalanan menuju Yogyakarta International Airport. Melalui kegiatan Edutrain, pihaknya berharap pemahaman mengenai transportasi publik yang aman, tertib dan nyaman dapat ditanamkan sejak dini. "Sekaligus mendorong masyarakat menjadikan kereta bandara sebagai pilihan mobilitas sehari-hari,” katanya. (*)