sigapnya-ambulans-muhammadiyah-menangani-kecelakaanLomba PPGD Ambulanmu se Bantul di Lapangan Paseban, Minggu (11/9/2022). (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Sigapnya Ambulans Muhammadiyah Menangani Kecelakaan

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Dalam rangka menyemarakkan Muktamar 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada 18-20 November 2022 di Surakarta, Jawa Tengah, maka digelar lomba Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) ambulans Muhammadiyah di Lapangan Paseban Bantul, Minggu (11/5/2022). Lomba yang dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul Drs. H. Sahari ini diikuti 20 titik ambulans yang berasal dari  17 kapanewon se Bantul.


Nampak hadir dalam pembukaan adalah, Ketua Panitia Semarak Muktamar Muhammdiyah Kabupaten Bantul H Sumarno MPd, Direktur RS PKU Bantul Dr Nurcholid Umam Kurniawan,  Sekretaris PDM Bantul H Arbareksawan Qomaru, SE, Ketua Forum Ambulan Kabupaten Bantul Ardi Keswanto, Ketua MPS PDM Bantul H. Wardiman dan Ketua Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Bantul, Dra. Hj. Hermuryani.


“Lomba PPGD ambulans Muhammadiyah se Bantul ini selain sebagai semarak Muktamar 48 Muhammadiyah & Aisyiyah juga dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kru komunitas ambulans Muhammadiyah se Bantul,” kata Ketua Panitia Budi Santoso.

Sementara Koordinator Divisi Ambulanmu  MPS PDM Bantul, Farid Hadiyanto SE mengatakan, lomba PPGD juga memiliki tujuan untuk mempererat silaturahmi antar-ambulans Muhammadiyah se Bantul. “Juga untuk  up grading para crew Ambulanmu, sehingga menjadi penguatan kapasitas layanan dalam pertolongan pertama pada kegawat daruratan pasien kecelakaan,” kata Farid.


Memang dalam lomba ini disimulasikan terjadinya kecelakaan di depan Kantor Bupati Bantul. Setelah mendapat laporan, Ambulanmu kemudian meluncur dan saat tiba di lokasi crew melakukan pertolongan. Mulai dari menutup luka, memasang perban dan juga penyangga, lalu menaikkan ke ambulans menggunakan brankar (alat pengusung orang sakit) dan segera dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bantul. Dalam  lomba ini dihadirkan juri dari tim PKU Muhammadiyah termasuk yang menangani bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD). Juri dengan cermat melakukan penilaian terhadap tindakan yang dilakukan oleh crew dari masing-masing ambulans yang unjuk kemampuan secara bergantian.

Sedangkan Drs. H Sahari berharap, lomba tersebut akan semakin meningkatkan kapasitas dari para crew ambulans di lapangan. “Sebentar lagi kita juga akan menghadapi muktamar yang dihadiri jutaan orang. Ini tentu perlu persiapan semua pihak, termasuk  dari Ambulanmu Bantul dalam mengantisipasi segala sesuatu yang tidak diinginkan. Misal kecelakaan kendati itu sesuatu yang tidak diinginkan, namun antisipasi perlu dilakukan. Sehingga muktamar bisa berjalan lancar dan aman,” katanya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini