penting-wawasan-demokrasi-dan-ham-untuk-pemilih-pemulaDanang Maharsa ketika menjadi narasumber Seminar Pemahaman Demokrasi dan HAM di Aula Kapanewon Seyegan, Senin (21/11/2022).(istimewa)


Nila Hastuti
Penting, Wawasan Demokrasi dan HAM Untuk Pemilih Pemula

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman menyelenggarakan seminar Pemahaman Demokrasi dan HAM di Aula Kapanewon Seyegan, Senin (21/11/2022). Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Danang Maharsa hadir menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut.


Danang mengatakan, bahwa penanaman wawasan terkait demokrasi dan HAM menjadi hal yang penting dalam menyambut pelaksanaan Pemilu Tahun 2024. Terlebih lagi, akan ada banyak pemilih pemula yang terlibat pada 14 Februari 2024 mendatang.


Selain itu, Danang juga menekankan perlunya menjunjung asas demokrasi untuk menciptakan pemilu yang sehat dan berkualitas.

“Harapan saya dan kita semua, meski berbeda pilihan tapi harus mengedepankan asas demokrasi,” tutur Danang.


Danang menambahkan, berdasarkan data di lapangan, partisipasi masyarakat pada Pilkada 2020 cukup baik, yakni mencapai 85 persen. Melalui seminar ini, Danang berharap masyarakat dapat semakin memahami sistem demokrasi dan melaksanakan hak serta kewajibannya.

Pada sesi dialog, Danang memberikan masukkan terhadap KPU agar merangkul generasi milenial dengan membuat video sosialisasi terkait pemahaman pentingnya pemilu. Meski begitu, pelaksanaan sosialisasi di lapangan juga tetap harus dilaksanakan, untuk memberikan gambaran lebih jelas terhadap pemilu. Dengan demikian diharapkan dapat menurunkan angka golput terutama dari pemilih pemula.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional Badan Kesbangpol, Achmad Raharjo menyampaikan, bahwa pelaksanaan seminar ini menjadi media untuk memberikan pengetahuan terkait arti demokrasi dalam pelaksanaan pemilihan umum.

“Sebanyak 50 peserta hadir hari ini dari kalangan pelajar Seyegan, Karang Taruna, PKK, dan tokoh masyarakat. Dengan diadakannya Seminar Pemahaman Demokrasi dan HAM, diharapkan bisa memberi pengetahuan terkait arti demokrasi terutama dalam pelaksanaan pemilihan umum yang akan datang,” kata Achmad Raharjo. (*)

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini