eksplor-talent-fesyen-dalam-gelaran-purworejo-modest-fashion-day-2022Peragaan busana dalam Purworejo Modest Fashion Day 2022. (w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Eksplor Talent Fesyen Dalam Gelaran Purworejo Modest Fashion Day 2022

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Geliat karya fesyen yang lahir dari Kabupaten Purworejo Jawa Tengah cukup menonjol. Terbukti beberapa karya putra putri daerah telah mampu menembus dunia manca negara. Tak hanya rancangan busana, karya batik dari pembatik Purworejo juga berhasil go internasional.


Irun Maulana desainer (perancang busana) Li Scraf berhasil membawa karyanya menembus Rusia. Uniknya karya dari desainer Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo memproduksi rancangan hijab yang diminati masyarakat Rusia. Irun pun melihat talent di sekitarnya yang memproduksi batik dengan karya luar biasa yang mampu diminati oleh disainer Jakarta dan Yogyakarta. Ada pula karya batik Purworejo mampu tembus ke pasar Brunei Darussalam dan Malaysia.


“Di Purworejo banyak talenta dan model yang bisa berkembang, maka saya memprakarsai gelaran Purworejo Modest Fashion Day 2022. Tujuannya untuk mengangkat dalam bidang fesyen dan kuliner dan UMKM,” ujar Irun Maulana, yang merupakan Ketua Panitia Purworejo Modest Fashion Day 2022, di sela acara bertempat di Ganeca Convention Hall, Minggu malam (20/11/2022).

Dalam acara tersebut imbuhnya, menampilkan 18 diseainer lokal asal Purworejo yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC), dan ada 3 disainer tamu dari 2 orang dari IFC Yogyakarta dan 1 disainer Jakarta, seperti Lia Mustafa dan Philip Iswardoyo.


“Harapan kami gelaran Purworejo Modest Fashion Day 2022 untuk memajukan dan menyemangati dunia fesyen Purworejo,” sebut Irun yang merupakan cucu dari Pemilik Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo.

Purworejo Modest Fashion Day 2022 digelar 2 hari (19-20/11/2022), dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Yuli Hastuti, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadinporapar) Stephanus Aan Isa Nugroho, Kadin Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Gathot Suprapto, serta tamu undangan lainnya.

Kadinporapar Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho menuturkan pihaknya mengapresiasi disainer muda Purworejo yang memprakarsai Purworejo Modest Fashion Day 2022.

“Event Purworejo Modest Fashion Day 2022, ini penting sebagai tempat jujugan dari daerah lain. Kita mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif salah satunya melalui dunia fesyen,” ujar Aan di sela acara.

Dia menambahkan dengan keberadaan Bandara YIA, dimana warga asal Magelang, Purwokerto, Kebumen dan lainnya akan melewati Purworejo. Harapannya, ke depan 2 atau 3 tahun lagi gelaran seperti Purworejo Modest Fashion Day 2022 akan menjadi event ikonik Purworejo.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan Purworejo Modest Fashion Day 2022 merupakan bentuk pengembangan salah satu subsektor industri kreatif bidang fesyen. Kegiatan seperti ini diharapkan akan terus tumbuh dan berkembang baik secara nilai budaya dan ekonomi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memprakarsai untuk memulai kembali menggerakkan ekonomi kreatif, khususnya bidang fesyen. Acara ini merupakan suatu terobosan serta kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi kreatif,” ungkapnya

Menurut Wabup, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para peserta yang terdiri dari pelaku ekonomi kreatif yang sudah aktif, ataupun yang baru mulai. Harapannya untuk lebih terampil dalam merespons segala sesuatu yang berkaitan dengan fashion, agar menjadi lebih bernilai tinggi.

“Kami telah berkomitmen untuk menghidupkan UMKM termasuk di bidang fesyen, agar dapat dikenal baik di daerah sendiri maupun di luar daerah,” ungkapnya.

Dari kegiatan ini, Wabup berhaap dapat memperkuat branding modest fashion Kabupaten Purworejo. Selain itu juga melahirkan disainer dan brand yang dikenal dan berdaya saing global, serta meningkatkan kapasitas para pelaku usaha baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Saya mengimbau dalam gelaran seperti ini para peserta mengangkat busana khas daerah dipadukan dengan kultur yang ada di masyarakat yang condong pada konsep ketimuran. Sehingga nyaman dilihat, nyaman dipakai, dan lebih beretika,”pesannya.

Dalam Purworejo Modest Fashion Day 2022 ditampilkan puluhan rancangan disainer seperti Ammalee oleh Lia Mustafa, etnic treasure oleh Philip Iwardono, Hanum oleh Rahmadiyanti, Naraya batik dari Bandu, karya batik Jazid Bustomi, dan Li Scarf oleh Irun Maulana yang merupakan desainer muda Purworejo yang karyanya menembus pasar global. (*)

 

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini