Pelatihan Scientific Writing untuk Mendorong Perempuan Muda Produktif Menulis
KORANBERNAS.ID, KULONPROGO – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kulonprogo bertajuk “Dari Gagasan ke Tulisan: Pelatihan Scientific Writing untuk Mewujudkan Khaira Ummah Bagi Anggota PDNA Kulonprogo”. PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi ilmiah serta mendorong lahirnya kader perempuan muda yang produktif, kritis, dan berkemajuan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara interaktif pada hari Ahad tanggal 12 April 2026 di SD Muhammadiyah Mutihan Wates, dan diikuti lebih dari 20 peserta anggota PDNA dari berbagai cabang di Kulonprogo. Para peserta mendapatkan materi mulai dari dasar-dasar penulisan ilmiah, teknik menyusun kerangka tulisan, penggunaan referensi, hingga praktik langsung menulis artikel ilmiah dan populer.
Anaas Tri Ridlo Dina Yuliana selaku Ketua PkM menyampaikan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan menulis ilmiah di kalangan anggota PDNA KP, meskipun mereka memiliki banyak gagasan dan pengalaman organisasi yang potensial untuk dikembangkan menjadi karya tulis. “Kami ingin mendorong anggota PDNA agar mampu mengonversi gagasan menjadi tulisan yang sistematis, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang dikirim ke koranbernas.id Jumat (17/4/2026).
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi pendampingan intensif, di mana peserta dibimbing secara langsung dalam menyusun tulisan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta sekaligus menghasilkan karya nyata yang siap dipublikasikan.
Salah satu peserta mengaku pelatihan ini sangat membantu dalam memahami teknik penulisan ilmiah yang selama ini dianggap sulit. “Ternyata menulis itu bisa dipelajari secara bertahap. Dengan bimbingan seperti ini, kami jadi lebih percaya diri untuk mulai menulis,” ungkap Septi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membangun budaya literasi ilmiah di lingkungan organisasi, sekaligus memperkuat peran perempuan muda dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai keislaman melalui tulisan. Hal ini sejalan dengan semangat mewujudkan khaira ummah, yakni umat terbaik yang berilmu, berdaya, dan memberi manfaat bagi sesama. (*)
Siaran Pers
