Pasien Tak Perlu Antre Lama Lagi! RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Sabet Penghargaan dari BPJS Kesehatan

RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta raih penghargaan BPJS Kesehatan atas penguatan layanan digital. Kini berobat jadi lebih cepat dengan antrean online & rekam medis elektronik

Pasien Tak Perlu Antre Lama Lagi! RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Sabet Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Penyerahan sertifikat penghargaan dari BPJS Kesehatan ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA–Era berobat yang ribet dan antrean mengular tampaknya mulai ditinggalkan oleh RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Berkat transformasi digital yang masif, rumah sakit tertua di lingkungan Muhammadiyah ini sukses meraih penghargaan bergengsi dari BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dalam mengintegrasikan sistem layanan digital secara menyeluruh. Mulai dari antrean online, rekam medis elektronik, hingga sistem klaim otomatis, semuanya kini telah terhubung dalam satu ekosistem digital yang efisien.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Mohammad Komarudin, Sp.A., menegaskan bahwa teknologi yang mereka kembangkan bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk kenyamanan pasien. Integrasi sistem seperti finger print, E-SEP, dan bridging farmasi terbukti memangkas waktu tunggu secara signifikan.

“Bagi kami, integrasi ini bukan sekadar proyek teknologi, tetapi komitmen menghadirkan perjalanan layanan yang lebih baik. Pasien peserta JKN kini bisa merasakan alur yang lebih pasti, mulai dari pendaftaran hingga penyelesaian administrasi tanpa harus terjebak birokrasi yang lama,” ujar dr. Komarudin usai menerima penghargaan dari Direktur TI BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan.

Komitmen Memanusiakan Pasien Lewat Teknologi

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi salah satu poin krusial yang membawa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta unggul. Dengan RME, data kesehatan pasien tersimpan secara akurat dan dapat diakses cepat oleh tenaga medis, sehingga diagnosa dan tindakan menjadi lebih tepat sasaran.

Ke depannya, rumah sakit ini berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas unit dan meningkatkan kualitas data. Tujuannya satu: memastikan setiap pasien, baik peserta JKN maupun umum, merasa lebih “dimanusiakan” dengan layanan yang cepat, transparan, dan tanpa hambatan. (*)