Meski di Dalam Rumah, Warga Desa Jetis Diimbau Tetap Pakai Masker
KORANBERNAS.ID, KLATEN – Ketika pemerintah pusat dan daerah gencar mengimbau warga untuk tetap berada di rumah dan menggunakan masker saat keluar rumah, langkah berbeda justru dilakukan Pemerintah Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Untuk mencegah adanya warga yang terpapar virus Corona, di dalam rumah pun warga diimbau tetap menggunakan masker.
"Tetap berada di dalam rumah dan pakai masker. Bilamana ada warga yang mengalami gejala demam, batuk kering, agar segera menghubungi gugus atau satgas RW," kata Mulyatno SH, Kepala Desa Jetis, Rabu (15/4/2020).
Untuk mencukupi kebutuhan warga, Pemerintah Desa Jetis juga mendistribusikan sejumlah barang seperti disinfektan 23 jerigen dengan total 115 liter, 46 pasang sarung tangan dan 2.402 masker yang anggarannya dari dana desa.
Disinfektan dan sarung tangan didistribusikan ke posko-posko di 10 RW untuk nantinya dilakukan penyemprotan. Sedangkan masker akan didistribusikan langsung oleh gugus tugas RW kepada warga berusia diatas 5 tahun.
Meski warga Desa Jetis sampai saat ini tidak ada yang berstatus PDP (Pasien Dalam Perawatan), namun upaya pencegahan terus dilakukan. "Tugas kami mendidik warga untuk berperilaku hidup sehat dan mematuhi aturan. Selain itu, kegiatan penyemprotan juga tetap berjalan oleh gugus desa dan RW.
Kegiatan pendistribusian masker juga dilakukan Pemerintah Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen. Kepala Desa, Joko Sumitro, menjelaskan total masker yang didistribusikan 3.700-an lembar kepada warga. Pendistribusian dilakukan melalui satgas.
"Setiap warga akan menerima dua biji dan anggarannya dari dana desa," ujarnya, Rabu (15/4/2020) siang. (eru)