Selasa, 07 Des 2021,


martanty-siap-mencetak-1000-umkm-berbasis-digital-di-gunungkidulMartanty Soenar Dewi, Cawabub Pilkada Gunungkidul 2020. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Martanty Siap Mencetak 1.000 UMKM Berbasis Digital di Gunungkidul

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Gunungkidul, Martanty Soenar Dewi, menargetkan 1.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital. Target pembentukan UMKM ini dinilai realistis mengingat banyaknya potensi usaha di bidang ekonomi kreatif di Gunungkidul.


Menurut Cawabup nomor urut 2 ini, ke depan pembentukan UMKM bisa memanfaatkan potensi digital. Pasar digital akan menunjang eksistensi UMKM, baik dalam hal pemasaran dan akses untuk pendanaan.

  • Bambang Wisnu Menjamin Ketersediaan Pupuk bagi Petani Gunungkidul
  • Program Kadin Sleman Pasca Muskab, Segera Konsolidasi untuk Pemulihan Sektor UMKM

  • "Pasar digital sangat prospektif. Digitalisasi UMKM akan memudahkan akses untuk pemasaran dan pendanaan. Potensi ini yang akan kami maksimalkan untuk mendorong pembentukan 1.000 UMKM baru," kata Martanty Soenar Dewi, di sela-sela pertemuannya dengan masyarakat di Kelurahan Ponjong, Kecamatan Ponjong, Senin (12/10/2020).

    Target pembentukan 1.000 UMKM mencakup pembentukan UMKM baru dan penguatan UMKM lama. Nantinya, program ini akan terintegrasi dengan digital. Untuk mendukung program ini, menurutnya, dibutuhkan kesiapan dari pemerintah daerah.

  • Bawaslu Sleman Membutuhkan 2.124 Pengawas TPS
  • KPU Purworejo Menyerahkan APK dan Bahan Kampanye kepada Paslon

  • Martanty pun menjelaskan, ada dua cara untuk mendukung target 1.000 UMKM. "Kuncinya ada dua. Pertama, prioritas dalam hal pendanaan. Kami komitmen untuk mengawal kemudahan akses UMKM mendapatkan modal berupa kredit lunak. Kedua, menyiapkan infrastruktur digital. Ini juga mencakup kemampuan UMKM mengakses digital dan penyediaan jaringan internet," jelasnya.

    Menurut Martanty, digitalisasi UMKM akan memudahkan pemasaran bekerja sama dengan ritel modern. "Dalam hal pemasaran UMKM makanan dan oleh-oleh khas Gunungkidul yang saat ini relatif lebih baik, nantinya dapat bekerja sama dengan ritel modern," ujarnya.

    Berdasarkan data yang ada, di Gunungkidul ini sebelum terjadi Covid-19 ada sekitar 22.623 unit UMKM. Terdiri dari usaha mikro sebanyak 20.928, usaha kecil 1.664 unit dan usaha menengah ada 31 unit.

    ”Di masa pandemi, sebagian UMKM mati total, sebagian lagi bertahan meski dengan susah payah,” ujar kandidat yang diusung Partai NasDem bersama cabup Immawan Wahyudi ini.

    Sebagai sosok berlatar belakang pengusaha, Martanty meyakini kemajuan UMKM dapat menopang perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Dengan memanfaatkan potensi digital, UMKM mampu mendukung potensi ekonomi andalan Gunungkidul, yakni pariwisata.

    "Kalau UMKM di Gunungkidul kembali pulih, saya yakin mampu menopang pariwisata,” katanya. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini