LPKA Kutoarjo dan Politeknik Penerbangan Surabaya Bekali Keterampilan 50 Anak Binaan

Pelatihan dilaksanakan satu minggu dan masing-masing Anak Binaan memperoleh sertifikat.

LPKA Kutoarjo dan Politeknik Penerbangan Surabaya Bekali Keterampilan 50 Anak Binaan
Anak Binaan di LPKA Kutoarjo mengikuti pembukaan pelatihan perawatan AC dan teknik las listrik. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Sebagai satu-satunya UPT yang membina Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, LPKA Klas 1 Kutoarjo terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas program pembinaan, salah satunya dengan menggandeng Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya.

Poltekbang Surabaya dengan difasilitasi oleh Air Nav Indonesia menyelenggarakan dua jenis pelatihan sekaligus membelaki 50 Anak Binaan berupa keterampilan perawatan AC dan pelatihan teknik las listrik. Pelatihan dilaksanakan satu minggu dan masing-masing Anak Binaan memperoleh sertifikat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPKA Klas 1 Kutoarjo, Ahmad Fauzi, Senin (6/4/2025), dan dihadiri jajaran dari Poltekbang Surabaya dan Air Nav Indonesia. Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi mengapresiasi Poltekbang Surabaya dan Air Nav Indonesia yang peduli akan Anak Binaan membantu pelatihan keterampilan untuk bekal masa depannya.

"Anak Binaan sebagai bagian dari Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) berhak mendapatkan kesempatan masa depan yang sama usai menjalani masa pembinaan di LPKA. Setelah bebas, Anak Binaan memiliki hak yang sama sebagai generasi penerus bangsa untuk bisa produktif membangun bangsa dan negara," ungkapnya melalui siaran pers.

Masa depan

Direktur Poltekbang Surabaya, Ahmad Bahrawi SE MT menyebutkan Poltekbang Surabaya memiliki komitmen memberikan pelatihan-pelatihan yang berguna bagi masa depan anak, seperti halnya teknik perawatan AC dan Teknik las listrik di LPKA Kutoarjo.

Sementara itu, Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Air Nav Indonesia, Farchan Jamil, mengatakan perannya cukup vital menjaga lalu lintas transportasi udara di Indonesia agar terjaga dengan baik. "Kami bersinergi sangat baik dengan Poltekbang Surabaya salah satunya memfasilitasi pelatihan 50 Anak Binaan di LPKA Kutoarjo," katanya.

Wakil Direktur I Politeknik Penerbangan Surabaya Dr Setyo Hariyadi MT menyampaikan pembukaan pelatihan juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara LPKA Klas 1 Kutoarjo dengan Politeknik Penerbangan Surabaya di bidang Pelatihan Keterampilan Anak Binaan untuk dua tahun ke depan. (*)