Lindra Diluncurkan, Parfum Harian untuk Membangun Rasa Percaya Diri
Rasa tidak percaya diri sering kali muncul tanpa disadari dan perlahan menggerogoti.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan keseimbangan emosional, industri personal care mulai bergeser dari sekadar menawarkan fungsi menuju pengalaman yang lebih personal. Pergeseran inilah yang melatarbelakangi peluncuran Lindra, brand parfum terbaru dari Next Wave Corp, yang resmi diperkenalkan dalam rangkaian acara Kick Off Next Wave Corp di Hotel Tasneem Malioboro Yogyakarta, Senin (5/1/2026).
Next Wave Corp sebelumnya dikenal sebagai perusahaan yang melahirkan brand wellness nasional deWave. Melalui Lindra, perusahaan memperluas portofolionya ke kategori personal care dengan pendekatan yang menempatkan emosi dan pengalaman personal sebagai inti produk.
Lindra tidak sekadar diperkenalkan sebagai wewangian, melainkan sebagai parfum harian yang menemani proses membangun rasa percaya diri. Nama Lindra dipilih dengan makna yang kuat, yakni “kamu kuat dan kamu tidak sendirian”.
Filosofi tersebut berangkat dari pemahaman bahwa rasa percaya diri bukan sesuatu yang statis atau selalu hadir secara utuh. Rasa itu tumbuh melalui perjalanan hidup yang dipenuhi pengalaman, kesalahan, kegagalan, hingga keberhasilan kecil yang sering kali luput disadari.
Kondisi emosional
Chief Operating Officer sekaligus Chief Marketing Officer Next Wave Corp, Rosalina Omega, menjelaskan Lindra lahir dari refleksi atas kondisi emosional banyak orang yang kerap mengalami keraguan terhadap diri sendiri.
“Rasa tidak percaya diri sering kali muncul tanpa disadari dan perlahan menggerogoti. Lindra diciptakan sebagai pengingat sederhana bahwa setiap orang berhak merasa yakin pada dirinya sendiri,” ujar Rosalina.
Menurutnya, parfum memiliki kedekatan personal dengan penggunanya karena digunakan setiap hari dan berinteraksi langsung dengan tubuh. Dari kedekatan inilah Lindra ingin menghadirkan pengalaman emosional, bukan sekadar aroma yang harum di permukaan.
Alih-alih mengusung klaim besar tentang perubahan instan, Lindra membawa narasi yang lebih reflektif. Parfum ini diharapkan memberi kesan personal setelah digunakan, seperti munculnya perasaan I’m stronger than I think. "Kesan tersebut bukan ditawarkan sebagai janji, melainkan sebagai ruang bagi pengguna untuk merasakan dan memaknainya sendiri," jelasnya.
Berbagai aktivitas
Pada peluncuran perdananya, Lindra menawarkan varian Mint Royal yang dikembangkan dalam konsentrasi Eau de Parfum (EDP). Varian ini dirancang sebagai parfum harian yang fleksibel, dapat digunakan dalam berbagai aktivitas, baik di dalam maupun luar ruangan.
Mint Royal memiliki karakter aroma segar dan lembut, dengan kesan bersih, rapi dan sopan. Pada lapisan awal, aroma mint dan lime sebagai top notes yang memberikan sensasi segar dan ringan. Sementara itu, middle notes floral memberikan sentuhan lembut yang menyeimbangkan karakter segarnya, sehingga aroma tetap nyaman digunakan sepanjang hari.
Perpaduan aroma tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman yang tenang sekaligus menyegarkan, selaras dengan konsep Lindra sebagai parfum yang menemani dinamika emosi sehari-hari, bukan mendominasinya.
Peluncuran Lindra juga menjadi penanda arah baru Next Wave Corp dalam mengembangkan produk-produk berbasis pengalaman. Jika sebelumnya perusahaan fokus pada wellness secara fisik dan mental melalui deWave, kini Next Wave Corp mulai merambah ranah personal care yang menyentuh aspek emosional secara lebih intim.
Kehidupan modern
Melalui Lindra, Next Wave Corp menegaskan komitmennya dengan produk yang relevan dengan kehidupan modern, di mana kebutuhan akan rasa percaya diri, penerimaan diri, dan pengingat sederhana tentang kekuatan personal menjadi semakin penting.
"Dengan pendekatan tersebut, Lindra diposisikan bukan hanya sebagai produk konsumsi, tetapi sebagai bagian dari rutinitas harian yang memiliki makna. Sebuah wewangian yang hadir diam-diam, namun konsisten menemani proses seseorang untuk merasa lebih yakin, satu hari demi satu hari," katanya. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
