Lewat Workshop Kreator & UMKM: FOLAGO Academy Dorong Ratusan Kreator Termasuk Disabilitas Naik Kelas di Dunia "Affiliate Marketing"

Puluhan konten kreator nantinya akan dikirim ke China setiap bulan untuk mengikuti pengembangan kemampuan konten dan social commerce

Lewat Workshop Kreator & UMKM: FOLAGO Academy Dorong Ratusan Kreator Termasuk Disabilitas Naik Kelas di Dunia "Affiliate Marketing"
Peserta workshop yang diselenggaralan FOLAGI Academy di Solo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SOLO--Indonesia memiliki nilai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2025. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA, proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia mencapai hampir 100 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.672 triliun atau meningkat 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

Sementara itu, studi “The Art & Science of Authenticity” hasil kolaborasi TikTok dan Accenture Song, para kreator Indonesia diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi senilai 376 miliar dolar AS pada 2030. China, melalui model live commerce, telah mencapai industri senilai 600 miliar dollar Amerika Serikat per tahun.

Para konten kreator dan pelaku UMKM di platform Tiktok perlu memiliki pengetahuan untuk memanfaatkan peluang inovasi dan akselerasi khususnya di sektor affiliate-driven content monetization.

Dari perspektif industri, pasar kreator global sedang tumbuh sangat pesat. miliar pada 2030, sehingga ruang inovasi dan akselerasi masih terbuka sangat lebar — terutama melalui affiliate-driven content monetization dan AI-based content productivity.

Oleh karena itu, platform social commerce yang menghubungkan brand, kreator, dan komunitas terkemuka di Indonesia, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) terus menciptakan dan mendorong peluang ekonomi berbasis kreativitas di Indonesia berdaya saing di era digital hingga berdampak global secara inklusif. Salah satunya upaya FOLAGO dalam mewujudkan tujuan itu yakni program inisiatif strategis untuk mempercepat lahirnya talenta baru di industri konten digital Indonesia bertajuk “Folago Academy”.

Folago telah sukses menyelenggarakan workshop bertema “Empowering Indonesia Through Creativity” di Aston Solo Hotel, Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (15/11/2025). Melalui pendekatan edukasi, kolaborasi, dan praktik langsung, FOLAGO berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi kreator nasional yang inklusif dan membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya khususnya lewat program affiliator di Tiktok Social Commerce.

Sebanyak 480 konten kreator mendaftar dan lebih dari setengah menyatakan minatnya bergabung ke ekosistem MCN (Multi Channel Network) FOLAGO.

Even ini diselenggarakan sebagai inisiatif strategis untuk membekali para konten kreator, khususnya mereka yang belum tergabung dalam ekosistem MCN, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis seputar pembuatan konten, pemasaran afiliasi, serta monetisasi melalui TikTok Social Commerce.

Pelatihan menghadirkan mentor serta pakar ternama dan berpengalaman dari kalangan artis dan pelaku industri yaitu Rendy Kjaernet & Lady Nayoan (artis); Head of Social Commerce Folago Corp, Andrawan Diponugroho; dan Senior MCN Manager TikTok Shop, Ridho Illahi.

Rendy dan Lady memberikan materi dan perspektif nyata terkait cara membangun personal branding on-cam, teknik storytelling dan mudah diingat audiens, cara dilirik brand, production house, hingga industri entertainment, serta mindset profesional dalam bekerja sebagai talent & public figure.

Sementara itu, Andra dan Ridho memberikan trik-trik dan strategi konten kreator untuk bertumbuh, teknik produksi konten yang efektif, monetisasi di social commerce dan afiliasi, dan ara membangun positioning dan gaya konten yang kuat.

Andra dan Ridho sepakat bahwa kunci sukses sebagai affiliator adalah pemahaman audiens. Konten kreator harus bisa memberikan jawaban atas keresahan atau masalah yang dialami para audiens.

Para peserta juga dibekali pengalaman dan mencoba langsung membuat konten menggunakan tautan affiliasi Tiktok dalam rangka menerapkan ilmu yang dipelajari selama workshop.

Bermakna Bersama Konten Kreator Disabilitas

FOLAGO Academy di Solo ini diikuti oleh 480 konten kreator baik individu maupun telah bergabung ke dalam MCN lain. Menariknya lagi, konten kreator dari komunitas penyandang disabilitas turut ikut mengembangkan diri melalui pelatihan ini. Mereka juga menunjukkan ketertarikannya mengikuti dan bergabung unntuk berkembang bersama.

Keberpihakan FOLAGO terhadap konten kreator disabilitas diwujudkan dari kerjasama bersama sejumlah komunitas disabilitas di Indonesia.

Konten kreator dengan disabilitas tunarungu asal Solo, Dyan mengaku ini punya tujuan yang sangat bagus untuk pengembangan kapasitas dirinya di dunia konten kreator dan affiliator.

“Acara ini bertujuan sangat bagus banget karena bisa meningkatkan pemahaman kita tentang dunia afiliasi, dan harapanku setelah ikut acara ini penjualan aku meningkat lagi di Tiktok,” ujar Dyan.

FOLAGO percaya bahwa pemberdayaan talenta lokal untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia tak mengenal batas maupun pengecualian. Setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan memperoleh penghasilan melalui kolaborasi antar konten kreator, brand, dan ekosistem FOLAGO.

Penanggung Jawab FOLAGO Academy, Muhammad Aldiansya menyampaikan, sangat bersyukur dengan capaian konversi yang baik.

“Banyak teman-teman yang langsung bergabung dengan Folago Corp. Hasil ini menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga membuat peserta semakin percaya sebagai wadah berkembangnya para creator,” katanya.

Selain memberikan edukasi, Folago Academy juga menciptakan dampak langsung pada komunitas kreator lokal. Seluruh peserta menaruh kepercayaan dan minat tinggi untuk bergabung dan terjun lebih dalam ke dunia social commerce khususnya affiliate marketing.

Program seperti ini, menurut rencana akan menjadi agenda rutin dan berkala dengan jadwal dan lokasi yang bergantian di beberapa kota di Indonesia. Program pelatihan akan dilanjutkan secara berkelanjutan secara luring dan daring.

FOLAGO juga akan mengirimkan puluhan konten kreator ke China setiap bulannya untuk belajar langsung terkait pembuatan konten short video dan live streaming di social commerce secara maksimal. (*)