Kamis, 21 Okt 2021,


kusdira-terpilih-sebagai-ketum-koni-kulonprogo-20212025Musyawarah Olahraga Kabupaten di kantor KONI, kompleks Stadion Cangkring, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulonprogo Minggu (12/9/2021). (anung marganto/koranbernas.id)


Anung Marganto
Kusdira Terpilih sebagai Ketum KONI Kulonprogo 2021-2025

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Kusdira ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kulonprogo masa bakti 2021-2026 pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di kantor KONI, kompleks Stadion Cangkring, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulonprogo Minggu (12/9/2021).


“Segenap pengurus KONI Kulonprogo siap untuk menjadikan KONI wadah pemersatu cabang olahraga prestasi se Kulonprogo agar meningkatkan potensi para atletnya sehingga mampu bersaing di PORDA 2022 mendatang maupun mengikuti kejuaraan nasional,” kata Kusdira kepada koranbernas.id.


Musorkab KONI Kulonprogo diikuti 40 cabang olahraga prestasi dan olahraga fungsional se kabupaten Kulonprogo. Hadir dalam acara tersebut Kabid Pemuda dan Olahraga (PORA) Dinas Pendidikan dan Olahraga (DIKPORA) Kulonprogo mewakili Bupati Kulonprogo, Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto, Waketum 1 KONI DIY Pramana, serta Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga Bambang Gunoto.

Plt. Ketua Umum Kulonprogo, Margono, berharap Musorkab menghasilkan keputusan–keputusan penting guna kemajuan cabang olahraga prestasi di kabupaten Kulonprogo.


Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, berharap KONI Kulonprogo segera bergerak secara dinamis. Hal itu karena setelah dilantik harus segera menyiapkan PON Aceh dan Sumut tahun 2024. Hal ini akan berimbas pada persiapan PORDA di Sleman.

Djoko Pekik mengingatkan agar dalam membangun dan mencari bibit atlet olahraga prestasi perlu memaksimalkan pencarian bibit dari puncak Kulonprogo, seperti Nglinggo, Samigaluh hingga wilayah pantai di Galur dan sekitarnya. Sehingga akan muncul potensi-potensi atlet yang belum terpantau oleh tim pemantau.

Djoko Pekik menambahkan, Kulonprogo dapat bermitra dengan BUMN maupun pihak swasta lainnya, karena sekarang Kulonprogo sudah mempunyai Bandara YIA. Pihak ketiga tersebut misalnya Angkasa Pura, bisa membangun lintasan atletik di Stadion Cangkring dan bisa menambah namanya di Stadion Cangkring sehingga tercipta kemitraan yang menguntungkan.

Musorkab KONI Kulonprogo dibuka secara resmi Kabid PORA Kulonprogo, Rusdi Suwarno. Rusdi menyatakan, Musorkab merupakan forum pertemuan yang tidak hanya memilih Ketua Umum akan tetapi juga merumuskan dan merencanakan seluruh program dan kegiatan yang telah diamanatkan oleh pengurus daerah dan pusat.

“Melalui forum ini akan dikaji dan dievaluasi sampai sejauh mana keberhasilan, kelemahan-kelemahan dan hambatan-hambatan dalam melaksanakan program kerja yang telah diamanatkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Sehingga KONI sebagai induk organisasi olahraga prestasi berjalan jika terjadi regenerasi dalam kepengurusan,” katanya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini