Konser Hadad Alwi di AYWS: Getaran Shalawat yang Menyatukan Hati Ribuan Penonton

Di tengah berbagai penampilan hiburan lainnya, segmen Hadad Alwi menjadi puncak spiritual yang menguatkan esensi dari perayaan syukur ini. Ia berhasil membawa pesan cinta, doa, dan harmoni yang menjadi pilar bagi pendidikan di AYWS

Konser Hadad Alwi di AYWS: Getaran Shalawat yang Menyatukan Hati Ribuan Penonton
Penampilan Hadad Alwi di Kampus Al Azhar Yogyakarta World School. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA–-Malam itu, Sabtu (12/7/2025), Lapangan Kampus Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) menjadi saksi sebuah fenomena spiritual yang langka. Di tengah gemerlap perayaan 20 tahun berdirinya AYWS, kehadiran Hadad Alwi, ikon musik Islami Indonesia, berhasil menciptakan gelombang energi positif yang begitu kuat, menyatukan ribuan penonton dalam lantunan shalawat dan zikir. Konser ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah oase spiritual di tengah hiruk pikuk perayaan.

Sejak namanya digaungkan, sorak histeris tak terbendung. Hadad Alwi, dengan senyum khasnya yang menenangkan, membuka penampilannya dengan salam hangat, mengundang hadirin untuk bershalawat bersama.

“Malam ini langit bergetar. Saya sangat bahagia dan konser di Al Azhar Yogyakarta adalah konser terbaik,” ujarnya dari atas panggung, sebuah pengakuan yang disambut tepuk tangan riuh, mencerminkan kedekatan emosional antara sang penyanyi dan para penggemarnya.

Lagu-lagu yang dibawakan Hadad Alwi malam itu adalah daftar tembang kerinduan akan Rasulullah dan untaian doa yang akrab di telinga umat Islam: “Ya Rabbi Bil Musthofa”, “Ibu”, “Jadikan Kami Anak yang Sholeh”, “Ummi”, “Rindu Muhammad”, dan tentu saja, “Cinta Rasul”. Setiap bait yang dilantunkan membawa suasana menjadi teduh, penuh kedamaian, dan memancarkan cinta mendalam kepada Nabi Muhammad SAW.

Apa yang membuat penampilan Hadad Alwi begitu istimewa? Bukan hanya kualitas vokalnya yang tetap prima, melainkan kemampuannya dalam menciptakan interaksi spiritual dengan audiens. Para penonton, terutama generasi muda, terlihat antusias bernyanyi bersama, melantunkan shalawat dengan penuh semangat.

Ini menciptakan aura kebersamaan dan spiritualitas yang mendalam, jauh melampaui konser musik biasa. Suasana syahdu namun bersemangat ini seolah menegaskan bahwa musik Islami memiliki daya pikatnya sendiri, mampu menyentuh relung hati pendengarnya.

Kehadiran Hadad Alwi di perayaan 20 tahun AYWS juga menjadi cerminan komitmen lembaga pendidikan ini dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Di tengah berbagai penampilan hiburan lainnya, segmen Hadad Alwi menjadi puncak spiritual yang menguatkan esensi dari perayaan syukur ini. Ia berhasil membawa pesan cinta, doa, dan harmoni yang menjadi pilar bagi pendidikan di AYWS.

Di tengah acara, pendiri dan Ketua Yayasan Asram/BPPH AYWS Drs HA Hafidh Asrom MM menyampaikan sambutan yang menyentuh. Ia memaparkan bahwa perjalanan AYWS bukanlah proses instan, melainkan hasil dari mimpi besar dan perjuangan kolektif dalam membangun generasi masa depan.

“Sejak awal kami ingin membangun sekolah Islam yang tidak hanya unggul di sisi akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global. Maka konsep Al Azhar Yogyakarta World Schools ini lahir sebagai bentuk komitmen untuk menjawab tantangan zaman,” ujar Hafidh Asrom.

AYWS sendiri bermula dari Sekolah Islam Al Azhar Yogyakarta di awal tahun 2000-an. Hafidh Asrom melihat pentingnya membangun lembaga pendidikan yang mengintegrasikan nilai keislaman, nasionalisme, dan keterampilan abad ke-21. Transformasi dilakukan secara bertahap hingga pada 2024 resmi dideklarasikan sebagai Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS).

Kini, AYWS menjalin kerja sama internasional dengan berbagai lembaga pendidikan, seperti Northern Illinois University (NIU) Amerika Serikat, serta menjajaki kolaborasi di Asia dan Eropa. Tak hanya berhenti di kerja sama, AYWS juga serius membangun ekosistem pembelajaran berbasis inovasi.

“Kami membangun laboratorium sains, digital, bahasa, hingga kewirausahaan. Semua ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menyiapkan siswa menghadapi masa depan yang kompetitif,” lanjut Hafidh Asrom.

Di kampus Sleman 2, AYWS telah membangun dua dari empat tower yang dirancang. Infrastruktur modern ini menjadi simbol kemajuan sekaligus pusat aktivitas pendidikan bertaraf internasional.

Konser 20 Tahun AYWS bukan hanya pesta musik. Ia adalah bentuk syukur kolektif atas cita-cita yang perlahan menjadi nyata. Perayaan ini mengukuhkan AYWS sebagai lembaga pendidikan Islam yang bukan hanya berakar kuat di bumi Indonesia, tetapi juga bercita rasa global.

Dengan semangat yang terus menyala, Hafidh Asrom menutup malam penuh makna itu dengan pesan:

“Visi kami jelas: menjadikan AYWS sebagai pusat pendidikan Islam bertaraf dunia yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” paparnya. (*)