Ketua DPD APPSI Purworejo Dilantik, Siap Bentuk Komisariat di 31 Pasar Tradisional
DPD APPSI Kabupaten Purworejo periode 2026–2031 resmi dilantik. Pengurus baru ditargetkan membentuk komisariat di 31 pasar tradisional untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kesejahteraan pedagang di era digital.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Purworejo periode 2026–2031 resmi dilantik dengan mandat memperkuat organisasi hingga tingkat pasar tradisional sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang di tengah persaingan era digital.
Pelantikan yang berlangsung di Rumah Makan 168 Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Senin (20/7/2026), menetapkan Nanung Nur Shodiq sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Purworejo, didampingi Purwati sebagai Sekretaris dan Sri Kusharyanti sebagai Bendahara. Sementara Kuswanto dipercaya sebagai Dewan Penasehat DPD APPSI Purworejo.
"Kepengurusan APPSI Purworejo untuk segera membentuk komisariat di 31 pasar tradisional se-Kabupaten Purworejo. APPSI merupakan wadah kuat untuk memakmurkan pedagang pasar tradisional di tengah persaingan digital," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Tengah, Suwanto, saat Pelantikan DPD APPSI Kabupaten Purworejo Periode 2026–2031 di Rumah Makan 168 Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Senin (20/7/2026).
Menurut Suwanto, kepengurusan baru juga harus segera membenahi organisasi agar mampu menjalankan fungsi APPSI sebagai wadah yang membela sekaligus menyejahterakan pedagang pasar tradisional.
Pelantikan tersebut turut disaksikan pengurus APPSI, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI, Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Budi Wibowo, serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Purworejo.
Mewakili Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Asisten I Sekda Purworejo Budi Wibowo mengatakan pedagang pasar tradisional kini menghadapi tantangan besar akibat perubahan dinamika ekonomi dan perkembangan digital.
"Saya berharap jajaran pengurus APPSI Purworejo mampu menguatkan peran dan memperjuangkan pedagang tradisional. Pemkab akan berkomitmen dan bersinergi dengan pedagang pasar tradisional sebagai penggerak utama ekonomi daerah," ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Purworejo siap bersinergi mewujudkan sektor perdagangan yang mandiri dan berdaya saing di era digital.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Purworejo Nanung Nur Shodiq menyatakan siap menjalankan amanah organisasi, termasuk membentuk komisariat APPSI di seluruh 31 pasar tradisional di Kabupaten Purworejo.
Selain itu, ia berharap Pasar Kutoarjo yang terdampak kebakaran pada 2024 dapat segera dibangun kembali sehingga aktivitas ekonomi para pedagang kembali pulih. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
