Selasa, 20 Apr 2021,


kepala-truk-kontainer-lepas-dan-terlemparPetugas bersama warga mengevakuasi tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan di tanjakan Kalijambe Purworejo. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Kepala Truk Kontainer Lepas dan Terlempar
Kecelakaan Maut di Tanjakan Kalijambe, Seorang Meninggal Puluhan Luka-Luka
SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Purworejo-Magelang Km 18 tepatnya di jalan tanjakan Desa Kalijambe Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Kamis (8/4/2021). Akibat kejadian tersebut, seorang meninggal dunia. Puluhan lainnya luka-luka.


Arus lalu-lintas dari dua arah sempat macet panjang cukup lama. Kejadian ini cukup menyedot perhatian warga dan pengguna jalan.


Diperoleh informasi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14:05 melibatkan truk kontainer, truk engkel dan mobil minibus Nissan Evalia.

Saat itu, truk kontainer tanpa muatan dengan nomor polisi AA 1757 AP melaju dari arah Magelang diduga mengalami rem blong. Truk yang hilang kendali menabrak pagar pembatas jalan raya hingga kepala truk lepas dan terlempar dari bodinya.


Bodi truk tronton tanpa kepala itu meluncur dan oleng. Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk engkel warna kuning AA 1425 NK berpenumpang penuh.


Penumpang truk engkel itu berjumlah 25 orang dari Ponpes Darul Tauhid Ngabean Kajoran Magelang usai mengisi acara di Ponpes Darul Tauhid Kedungsari Purworejo.


Usai menabrak truk engkel, bodi truk kontainer tanpa kepala itu baru berhenti setelah menabrak mobil minibus Nissan Evalia warna warna abu-abu nomor polisi B 1017 CMQ.

Kholisin (30) warga desa setempat menyebut, begitu melihat insiden itu dia berusaha menolong menggunakan truk PS warna hijau nomor polisi AA 1615 MC bersama tiga orang temannya. Sebagian korban langsung dilarikan ke RSI Purworejo dan RSU Purworejo.

Beberapa saat, sekitar pukul 15:30, anggota Satlantas Polres Purworejo dan Polsek Bener dibantu warga sekitar berusaha mengurai kemacetan dengan menarik truk kontainer yang sempat menutup jalan raya Magelang-Purworejo.

“Kebanyakan korban berasal dari penumpang yang naik bak truk, sepertinya mereka rombongan santri,” ungkapnya.

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di Kalijambe. (istimewa)

Masuk parit terjepit

Saksi lainnya, Gusyani Cempli (30), saat kejadian dia berada tidak jauh dari lokasi. Insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 14:30.

“Begitu terjadi kecelakaan warga langsung turun ikut membantu menyelamatkan korban, sebagian ada yang masuk parit dan terjepit mobil. Ada yang meninggal di tempat, penumpang di dalam truk kontainer, truk itu membawa besi palang-palang," katanya.

Wisno (25), warga lainnya mengaku saat kejadian dia sedang nongkrong bersama temannya.  Pasca-kejadian korban banyak yang tergeletak di jalan. Ada yang meninggal dunia, cedera kepala berat, patah tulang kaki, robek pada kepala, patah hidung, selebihnya cedera dan luka ringan.

Menurutnya, sekitar pukul 16:45, truk kontainer berhasil dipingirkan. Kendaraan dari dua arah akhirnya bisa melintas dengan sistem buka tutup.

“Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan truk kontainer, truk dan mobil pribadi. Korban meninggal dunia satu orang dan lainnya luka-luka. Dugaan sementara akibat rem blong truk kontainer,” ungkap AKP Lelono Windi Bramantyo, Kasat Lantas Polres Purworejo.

AKP Bramantyo menyebut hingga sekitar pukul 20:30 pihaknya masih terus melakukan observasi. Sementara tercatat jumlah korban meninggal dunia satu orang, yakni seorang lali-laki penumpang truk engkel. Adapun korban luka ringan 25 orang.

“Dirawat di RSI 20 orang, 10 rawat jalan. Kemudian luka berat 6 orang dirawat di RSUD, yang satu meninggal. Ini kita masih terus update perkembangannya,” terangnya.

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SH SIK MSi turun di lokasi kejadian mengatakan, prioritas utama petugas adalah mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Setelah dilakukan dalam waktu cepat, petugas dibantu relawan dan masyarakat mengevakuasi badan kendaraan.

Badan trailer bisa dipindah dan arus lalu lintas mulai terurai menjelang petang. “Proses pembersihan terus dilakukan, sehingga kemacetan tidak berlangsung lama. Sebab jalur itu merupakan akses utama dari Purworejo menuju Magelang dan kota-kota lain di bagian utara,” terangnya. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini