Selasa, 07 Des 2021,


penundaan-pilkades-serentak-dikonsultasikan-ke-kemendagriMuhammad Risky Fanani (batik putih, tengah) dari Kemendagri, saat foto bersama rombongan dari Purworejo. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Penundaan Pilkades Serentak Dikonsultasikan ke Kemendagri

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Eksekutif dan legislatif yang didampingi Paguyuban Kepala Desa (Polosoro) Kabupaten Purworejo mendatangi Kementrian Dalam Negeri (Kememdagri) di Jakarta, Kamis (8/4/2021). Mereka berkonsultasi sehubungan dengan penundaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Purworejo.


Rombongan terdiri dari Ketua Pimpinan DPRD Kabupaten Purworejo Dion Agasi Setyabudi, Wakil Ketua DPRD Purworejo Kelik Susilo Ardani, Ketua Komisi I DPRD Purworejo Tursiyati beserta anggota, Kepala Dinpermades Agus Ari Setyadi, Bagian Hukum Setda Heru Sasongko dan Paguyuban Kepala Desa Polosoro Kabupaten Purworejo. Rombongan oleh Muhammad Risky Fanani dari Kemendagri.


"Konsultasi yang dilakukan rombongan Purworejo diterima pada pukul 14.00 WIB dan berakir pukul 15.15 WIB sore ini. Rombongan diterima dengan mematuhi protokol kesehatan," terang Tursiyati kepada koranbernas.id, Kamis (8/4/2021), melalui pesan singkat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades), Agus Ari Setyabudi, mengatakan Kemendagri merekomendasikan 41 desa yang telah siap, tetap mengikuti tahapan Pilkades serentak tahun ini.


"Dan 2 desa yang belum ada balon minimal 2 orang (Desa Benowo dan Desa Sumbersari, red), agar diikutsertakan pada Pilkades serentak tahap berikutnya tahun 2023," ujar Agus Ari.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Umum Polosoro, Dwinanto, kepada koranbernas.id melalui pesan singkat.

"Keputusan resmi tetap menunggu SK Bupati terbaru tentang jadwal Pilkades serentak 2021 yang akan segera disusun setelah terbitnya surat resmi hasil konsultasi dari Kemendagri. Surat dari Kemendagri ini yang nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan keputusan akhir," jelasnya.

Seperti yang telah diberitakan dimedia ini sebelumnya, polemik penundaan Pilkades serentak yang sedianya dijadwalkan 3 Mei menjadi 9 Juni 2021, disikapi serius oleh legislatif dan eksekutif Kabupaten Purworejo.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Purworejo mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDT) antara Dinpermades dan Polosoro. Dan dilanjutkan rapat yang dilakukan oleh jajaran Dinpermades, Kominfo, Kesbangpol, Bagian Hukum, Inspektorat. Juga mengadakan rapat dengan Polosoro, Rabu (31/3/2021), di Ruang Otonom Setda. Rapat memutuskan membawa persoalan tersebut ke Kemendagri. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini