Rabu, 21 Okt 2020,


kapanewon-mlati-menggelar-gebyar-umkm-gumregahBupati Sleman, Sri Purnomo, meninjau stan UMKM dalam Gebyar UMKM Mlati ‘Gumregah’ yang berlangsung Jumat-Minggu, 16-18 Oktober 2020, di Embung Senja, Tirtoadi, Mlati, Sleman. (istimewa)


Nila Hastuti

Kapanewon Mlati Menggelar Gebyar UMKM Gumregah


SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kapanewon Mlati menggelar Gebyar UMKM Mlati ‘Gumregah’, 16-18 Oktober 2020, di Embung Senja, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, pada Jumat (16/10/2020) ini menampilkan 48 stan yang diikuti 83 pelaku UMKM dari Forum UMKM Kapanewon Mlati.

Panewu Mlati, Yakti Yudanto, menjelaskan kegiatan ini dilatarbelakangi adanya pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada kelangsungan UMKM di Kapanewon Mlati. Menurutnya, perlu energi dan daya tahan tinggi untuk menjaga produktivitas pelaku UMKM.


Baca Lainnya :

“Gebyar UMKM Mlati ini bisa dijadikan sebagai media informasi bahwa UMKM Mlati masih ada dan terus bergerak di setiap kesempatan yang ada,” jelasnya.

Yakti menambahkan, UMKM yang berpartisipasi dalam acara ini terdiri dari produk kerajinan, fashion dan kuliner. Dia berharap kegiatan ini dapat memotivasi lain untuk terus bergerak dan berproduksi.


Baca Lainnya :

“Gebyar UMKM juga menjadi momentum penting kebangkitan UMKM Mlati,” tambahnya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, memberikan apresiasinya atas terselenggaranya Gebyar UMKM Mlati ‘Gumregah’. Menurutnya, UMKM selama ini memiliki peran yang strategis dalam memerangi kemiskinan.

UMKM selain berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi, juga memiliki kontribusi yang penting dalam mengatasi masalah pengangguran. UMKM juga tercatat berkontribusi positif terhadap industri ekonomi kreatif.

”Oleh karena itu saya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis yang berdaya dan bernilai ekonomi tinggi,” kata Sri Purnomo. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini