Kadin Sleman Siap Dukung Program Kerja Bupati
Pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Komitmen membangun ekonomi daerah langsung ditunjukkan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman usai pelantikan pengurus masa bakti 2025-2030.
Di bawah kepemimpinan Yudi Prihantana, organisasi pengusaha tersebut bergerak cepat menjalin sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kompetitif dan berkelanjutan.
Langkah awal diwujudkan melalui audiensi dan silaturahmi bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya di ruang kerja Bupati, Rabu (18/2/2026). Pertemuan itu menjadi penanda dimulainya babak baru kemitraan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Yudi Prihantana menyatakan siap mengawal dan mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sleman selama lima tahun ke depan. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tak bisa berjalan optimal tanpa dukungan konkret dari pelaku usaha lintas sektor.
Sektor ekonomi
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi untuk mendukung program prioritas daerah, terutama penguatan sektor ekonomi dan pengembangan pariwisata di Sleman Utara,” katanya.
Yudi menambahkan, salah satu agenda strategis Kadin Sleman adalah melakukan pemetaan potensi dan sebaran pelaku usaha di seluruh wilayah Sleman. Data tersebut akan menjadi fondasi menyusun kebijakan dan strategi penguatan sektor unggulan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
“Dengan data yang akurat, intervensi program akan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kadin Sleman masa bakti 2025-2030 diisi oleh pengurus dari latar belakang usaha yang beragam. Mulai dari sektor konstruksi, perdagangan, industri manufaktur, jasa, ekonomi kreatif, hingga pariwisata. Sejumlah ketua himpunan dan asosiasi pengusaha juga tergabung dalam struktur kepengurusan.
Motor penggerak
“Kami ingin Kadin bukan hanya menjadi organisasi formal, tetapi motor penggerak kolaborasi nyata antar pelaku usaha dan pemerintah,” tambah Yudi.
Sementara Bupati Harda Kiswaya menyambut baik komitmen Kadin Sleman. Dia menilai kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Peran aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak pertumbuhan dan pencipta lapangan kerja.
“Silakan berkoordinasi dengan kepala dinas dan OPD terkait. Pemerintah siap mendampingi agar komunikasi berjalan efektif dan program bisa selaras,” kata Harda.
Tanggung jawab
Dalam audiensi tersebut, Harda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih.
Pada kesempatan yang sama, Harda juga menerima amanah sebagai Ketua Dewan Penasehat Kadin Sleman masa bakti 2025-2030. Harda mengakui amanah tersebut bukan tanggung jawab ringan, terlebih dirinya baru satu tahun menjabat sebagai Bupati Sleman.
Sebagai tindak lanjut, jajaran Wakil Ketua Bidang Kadin Sleman dijadwalkan melakukan audiensi lanjutan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing. Langkah ini bertujuan menyelaraskan program kerja Kadin dengan rencana strategis pemerintah daerah.
Audiensi antara Kadin Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor. (*)
Nila Hastuti
