KA Wijayakusuma Relasi Cilacap - Ketapang Pilihan Favorit ke Bali
Waktu tempuh sekitar 14 jam 20 menit dari Cilacap hingga Ketapang.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan signifikan pemesanan tiket selama bulan Oktober 2025. Hingga akhir bulan, tercatat sebanyak 35.757 tiket kereta api telah dipesan oleh masyarakat.
Menurut Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, peningkatan ini tidak terlepas dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap program promo Birthday Sale KAI yang diselenggarakan dalam rangka peringatan hari ulang tahun KAI ke-80.
“Program Birthday Sale KAI merupakan kado dari KAI saat perayaan HUT dan juga upaya untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api, khususnya dari wilayah Daop 5. Kami sangat mengapresiasi respon positif masyarakat,” ungkapnya melalui siaran pers, Rabu (1/10/2025).
Salah satu layanan yang mencuri perhatian selama periode promo ini adalah KA Wijayakusuma, relasi Cilacap - Ketapang (Banyuwangi). Kereta ini menjadi pilihan favorit masyarakat, terbukti dengan terjualnya sekitar 2.345 tiket atau setara dengan 19 persen dari total kapasitas yang tersedia, yaitu 12.293 tempat duduk selama satu bulan.
Dua kelas
Kereta api ini merupakan layanan kereta jarak jauh yang menghubungkan berbagai kota besar di Pulau Jawa, seperti Cilacap, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Jember hingga Ketapang (Banyuwangi). Kereta ini menyediakan dua kelas layanan, yakni eksekutif dan ekonomi, sehingga dapat menjangkau berbagai segmen masyarakat.
“KA Wijayakusuma menawarkan perjalanan nyaman dan efisien dengan waktu tempuh sekitar 14 jam 20 menit dari Cilacap hingga Ketapang. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Cilacap adalah pukul 15:20, dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 05:40 keesokan harinya,” jelas Imanuel.
Bagi masyarakat yang ingin berlibur ke Pulau Bali, KA itu bisa menjadi alternatif transportasi yang menarik. Dari Stasiun Ketapang, pelanggan kereta api hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit (650 meter) menuju Pelabuhan Ketapang, yang merupakan pintu gerbang penyeberangan ke Pelabuhan Gilimanuk Bali.
“Konektivitas inilah yang menjadikan KA Wijayakusuma sangat diminati, terutama oleh wisatawan dari wilayah Jawa Tengah dan DIY yang ingin bepergian ke Bali tanpa harus menggunakan moda transportasi darat yang melelahkan,” lanjutnya.
Berbagai kanal
Pemesanan tiket KA dapat dilakukan hingga H-45 sebelum jadwal keberangkatan melalui berbagai kanal resmi seperti aplikasi KAI Access, situs web resmi KAI, dan mitra penjualan yang telah bekerja sama dengan PT KAI.
Lebih lanjut, Imanuel menyatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan kereta api menjadi indikator positif bahwa transportasi massal semakin diminati sebagai pilihan utama mobilitas antar kota.
“Kami berharap tren ini terus berlanjut. Selain memberikan kenyamanan, menggunakan kereta api juga mendukung upaya pengurangan kemacetan dan emisi karbon,” katanya.
Dengan ketersediaan layanan yang nyaman, harga yang terjangkau, dan konektivitas yang luas, KA Wijayakusuma menjadi salah satu pilihan transportasi yang layak dipertimbangkan oleh masyarakat, baik untuk keperluan wisata maupun perjalanan jarak jauh lainnya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
