Jam Operasional Saat Ramadan, Satpol PP Pastikan Pelaku Usaha di Sleman Patuh
KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman, Indra Darmawan telah menyiapkan patroli gabungan pada awal Ramadan 2026. Patroli ini dimaksudkan untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan operasional selama bulan Ramadan.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta menghormati kekhusyukan ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026,” kata Indra dalam jumpa pers yang diinisiasi Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman, pada Kamis (12/2/2026) di Rumah Dinas Bupati Sleman.
Indra juga ingin memastikan pelaku usaha memahami dan mematuhi ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Bupati Sleman. Kebijakan tersebut menurutnya, tertuang dalam Peraturan Bupati Sleman Nomor 12 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan, Spa, Game Net, Rumah Makan, Restoran, Hotel, dan Pusat Perbelanjaan pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, yang telah diperbarui melalui Peraturan Bupati Sleman Nomor 9 Tahun 2025.
“Sebagai langkah awal, Satpol PP Sleman telah menggelar sosialisasi kepada para pelaku usaha, khususnya usaha hiburan malam, pada Rabu (11/2/2026) kemarin,” jelas Indra.
Diungkapkan Indra, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman detail mengenai ketentuan operasional selama Ramadan agar pelaku usaha dapat menyesuaikan kegiatan usahanya sesuai aturan.
Tak berhenti pada sosialisasi, Satpol PP juga akan menggelar patroli gabungan pada Jumat malam, 20 Februari 2026, bertepatan dengan awal Ramadan.
Patroli ini melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta unsur TNI dan Polri. Patroli tersebut akan memantau langsung tingkat kepatuhan pelaku usaha sekaligus melakukan pembinaan secara edukatif.
Indra menegaskan dalam patroli, Satpol PP akan menggunakan pendekatan yang persuasif, humanis, dan berkeadilan.
“Jika ditemukan pelanggaran, kami akan memberikan teguran dan peringatan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun prinsipnya tetap pembinaan,” tutur Indra.
Melalui rangkaian sosialisasi, patroli, dan pembinaan ini, Satpol PP Sleman berharap tercipta suasana Ramadan yang aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Sleman juga berupaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai-nilai religius selama Bulan Suci Ramadan 2026. (*)
Nila Hastuti
