Jagal Muhammadiyah Sembelih 546 Domba Denda Haji

Dilaksanakan di RPH Segoroyoso Pleret Bantul melalui lima sesi di hari Tasyrik.

Jagal Muhammadiyah Sembelih 546 Domba Denda Haji
Tim Jagal Muhammadiyah Bantul yang menyembelih 546 domba denda haji 1447 H. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Jagal Muhammadiyah atau Jagalmu Kabupaten Bantul pada Hari Raya Idul Adha 1447 H mendapatkan satu amanah yang luar biasa. Sebab pertama kali dalam sejarah diberikan kepercayaan dari jamaah haji tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Bantul untuk menyembelih sejumlah 546 domba Dam/Hadyu yang bekerja sama dengan Lazismu Kabupaten Bantul.

Dam dan Hadyu adalah istilah dalam ibadah haji dan umrah yang merujuk pada denda (sanksi) atau persembahan berupa menyembelih hewan ternak (kambing, sapi atau unta) di Tanah Haram (tanah suci Mekkah).

Melalui siaran pers ke koranbernas.id, Selasa (2/6/2026), Ketua Jagalmu Bantul, Arbangi, menjelaskan penyembelihan domba Dam/Hadyu ini dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Segoroyoso Pleret, Bantul melalui lima sesi di hari Tasyrik sejak tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah 1447 H atau 27, 28 dan 29 Mei 2026.

"Dalam pelaksanaannya Jagalmu Kabupaten Bantul membagi menjadi empat tim terdiri dari Tim Jagal, Tim Kelet, Tim Pencuci Rumen atau brodot dan Tim Helper," kata Arbangi.

 Tim Jagal Muhammadiyah Bantul menerima amanah dari KBIHU Aisyiyah  Bantul. (istimewa)

Selain itu dibentuk pengawas masing-masing tim tersebut dan Kepala pengawas  dari Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul.

Adapun domba Dam/Hadyu yang disembelih sejumlah 546 ekor sebagian besar berasal dari JATAM atau Jamaah Tani Muhammadiyah Klaster domba yang telah dinyatakan lolos kesehatan oleh dokter hewan dan bobot minimal 20 kg oleh tim Lazismu Bantul.

Jagalmu Bantul yang bertugas untuk menyembelih domba dam tersebut direkrut dengan persyaratan khusus antara lain harus muslim, kader atau warga Muhammadiyah, telah berpengalaman dan telah mengikuti pelatihan jagal yang syar'i dan ihsan dari Pengurus Daerah Jagalmu Kabupaten Bantul atau dari lembaga lainnya. Dengan demikian hewan dam yang disembelih tersebut terjamin kehalalannya.

Ketua MPM PDM Bantul, Rudi Suharta MM, menyampaikan rasa syukur atas selesainya tugas Jagalmu. "Alhamdulillah tim Jagalmu Bantul telah mampu menunjukkan prestasi yang sangat baik, dan menyelesaikan tugas tersebut sesuai target yaitu pada hari Tasyrik terakhir pada tanggal 13 Dzulhijjah atau 29 Mei 2026 sebelum waktu Ashar hewan dam sejumlah 546 ekor telah disembelih secara syar’i," katanya.

Terus dilanjutkan

Dia berharap kerja sama yang sangat baik ini dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun yang akan datang.

Abu Muhsin S Sos selaku Wakil Ketua Jagalmu menambahkan jumlah Jagalmu atau Juru Sembelih halal se-Bantul mencapai ratusan orang.

Sedangkan yang ditugaskan pada penyembelihan domba Dam/Hadyu tahun ini sejumlah 14 orang. Dalam penyembelihan setiap sesi ada 4 hingga 5 orang. "Setiap sesi menyembelih 110 sampai 115 ekor," katanya. (*)