Hadiri Musrenbang di Kecamatan Wonosari, Ini Catatan Wakil Ketua DPRD Klaten

Jangan mengusulkan yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. 

Hadiri Musrenbang di Kecamatan Wonosari, Ini Catatan Wakil Ketua DPRD Klaten
Wakil Ketua DPRD Klaten, Haryanto, menyampaikan sambutan pada Musrenbang RKPD Kabupaten Klaten tahun 2027 di gedung pertemuan Kantor Camat Wonosari, Rabu (4/2/2026). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klaten tahun 2027 di Kecamatan Wonosari berlangsung di gedung pertemuan Kantor Camat Wonosari, Rabu (4/2/2026).

Hadir dalam acara tersebut Camat Wonosari Sri Wahyuningsih, Wakil Ketua DPRD Klaten H Haryanto, perwakilan OPD, Forkompimcam Wonosari, Tim Musrenbang kabupaten, kepala desa, Tim Penggerak PKK, perwakilan organisasi dan lembaga, karang taruna serta perwakilan disabilitas.

Ketua penyelenggara Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Wonosari yang juga Sekcam Wonosari, Guntur Sri Wijanarko, melaporkan maksud dan tujuan kegiatan itu untuk penyempurnaan rancangan awal rencana kerja (renja) perangkat daerah sebagaimana tercantum dalam buku rancangan awal RKPD Kabupaten Klaten tahun 2027.

Selain itu, juga menggali usulan yang bersifat bottom up dalam upaya meningkatkan partisipatif masyarakat berupa penyampaian usulan masyarakat melalui pemerintah desa dan memilih dan memilah usulan masyarakat yang bersifat kewenangan desa dan juga kewenangan kabupaten melalui SIPD.

Pengajuan bantuan

Camat Wonosari Sri Wahyuningsih saat membuka acara tersebut menyampaikan semoga yang diusulkan di musrenbang RKPD bisa terealisasikan termasuk pengajuan bantuan-bantuan.

Wakil Ketua DPRD Klaten, Haryanto, menyampaikan beberapa catatan terhadap penyelenggaraan musrenbang RKPD tersebut. Menurutnya, Musrenbang RKPD di Kecamatan Wonosari merupakan yang pertama di wilayah Dapil Klaten 4. “Tentunya rencana sudah dimatangkan,” ungkapnya.

Politisi Partai Gerindra ini mempertanyakan jumlah peserta yang hadir lebih sedikit bila dibandingkan acara yang sama tahun lalu. Tahun lalu yang hadir banyak sekali, tapi hari ini sekitar sepertiganya saja.

“Apakah tingkat kehadirannya kurang atau undangannya dikurangi. Ini catatan bagi Bu Camat. Karena bagaimana pun kecamatan bisa maju kalau ada kekompakan/kebersamaan antar forkompimcam dengan kepala desa. Tanpa ada kekompakan/kebersamaan kecamatan itu tidak mungkin bisa maju," katanya.

Setiap tahun

Musrenbang RKPD, kata dia, merupakan agen rutin yang dilaksanakan setiap tahun sekaligus melaksanakan amanah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2024 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pada Musrenbang RKPD tahun 2027, Haryanto berharap bisa menghasilkan satu keputusan/usulan yang menyasar sesuai keinginan masyarakat. Artinya, selaras dengan keinginan masyarakat.

"Jangan usulkan tapi tidak sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat. Mangga, nanti tim Kecamatan Wonosari berdiskusi, rapat untuk menyelesaikan usulan-usulan. Saya melihat di Kecamatan Wonosari ada 56 usulan. Yang tidak prioritas di-drop dulu, yang diutamakan skala prioritas. Daripada mengusulkan banyak, tapi tidak terealisasi tentu akan kecewa," kata Haryanto. (*)