Hadir di JFF 2026, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Beri Layanan Kesehatan Gratis
RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta bersama Lazismu DIY menyediakan layanan cek kesehatan dan konsultasi gratis dengan dokter, psikolog, serta ahli gizi di Jogja Financial Festival JEC untuk mendukung produktivitas para penggiat ekonomi
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta mengambil langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan memastikan kesehatan para pelakunya tetap prima. Melalui partisipasi aktif dalam ajang Jogja Financial Festival (JFF) yang digelar di Jogjakarta Expo Center (JEC), rumah sakit siap memberikan pengawalan kesehatan paripurna bagi para pengunjung dan pelaku industri keuangan.
Hadir selama dua hari penuh, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta tidak bergerak sendiri. Mereka menggandeng Lazismu DIY untuk berkolaborasi menghadirkan posko layanan kesehatan terpadu yang komprehensif. Kolaborasi ini membawa misi besar: menjadikan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama dalam ekosistem pembangunan ekonomi.
Manager Humas sekaligus Ketua Layanan Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Alfis Khoirul Khisholi, menegaskan bahwa kehadiran mereka di JFF merupakan bentuk nyata dari syiar pemulihan ekonomi yang sehat. Pihaknya ingin memastikan para penggiat ekonomi di Yogyakarta bisa terlayani dan terdampingi secara medis tanpa kendala biaya.
Untuk merealisasikan komitmen tersebut, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta memboyong tim medis lengkap yang terdiri dari dokter, tenaga kesehatan (nakes), psikolog, ahli gizi, hingga fisioterapis. Kehadiran para spesialis ini dinilai sangat krusial dan relevan dengan dinamika serta tekanan kerja masyarakat urban saat ini.
Menurut Alfis, beban kerja yang tinggi di era sekarang kerap memicu tingkat stres yang tinggi pula, sehingga memunculkan berbagai masalah psikologis. Masalah tersebut sering kali diperparah oleh pola makan yang tidak teratur dan kurang sehat. Di sinilah peran psikolog dan ahli gizi yang diterjunkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai manajemen stres dan pola konsumsi yang seimbang.
Selain itu, keluhan fisik akibat aktivitas kerja juga menjadi perhatian utama. Fenomena pekerja kantoran yang duduk terlalu lama, kurang bergerak, atau sebaliknya, para olahragawan yang mengalami cedera akibat pergerakan berlebih, melatarbelakangi dihadirkannya layanan fisioterapi.
Semua fasilitas pemeriksaan awal, mulai dari pengecekan kondisi fisik hingga konsultasi mendalam dengan para ahli, disediakan secara gratis. Setiap pengunjung yang melakukan cek kesehatan berhak mendapatkan konsultasi langsung dengan dokter untuk mendiskusikan hasil pemeriksaan mereka.
Layanan ini dirancang dengan jadwal yang terorganisasi agar dapat melayani minimal 100 pengunjung setiap harinya. Sesi konsultasi dokter dibuka pada pukul 13.00–15.00 WIB, diikuti oleh layanan konsultasi gizi khusus pada Sabtu pagi pukul 09.00–11.00 WIB. Sementara itu, bagi pengunjung yang membutuhkan ruang edukasi mental, sesi psikologi mulai Maghrib hingga pukul 20.00 WIB menjadi opsi ideal, disusul oleh layanan fisioterapi yang bersiaga pada malam hari.
Melalui program ini, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta juga menyiapkan sistem rujukan lanjutan. Jika dalam pemeriksaan gratis ditemukan indikasi medis yang memerlukan tindakan klinis lebih dalam, pasien akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan komprehensif di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sesuai regulasi dan prosedur yang berlaku. (*)
---
